Selasa, 03 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Sugiono dan Wihaji Hadiri Penguatan MBG 3B di Subang, Fokus Cegah Stunting

✍️ Amun 🕒 02 Nov 2026
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji/Sugiono dan Wihaji Hadiri Penguatan MBG 3B di Subang, Fokus Cegah Stunting
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji/Sugiono dan Wihaji Hadiri Penguatan MBG 3B di Subang, Fokus Cegah Stunting Foto: Istimewa

Soksinews.id - Ribuan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) memadati GOR Gotong Royong, Kabupaten Subang, Senin (2/11/2026), dalam kegiatan Penguatan Gizi Keluarga melalui Distribusi dan Edukasi Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji.

Program MBG 3B difokuskan untuk memastikan kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita terpenuhi. Ketiga kelompok tersebut menjadi sasaran prioritas pemerintah dalam upaya mencegah stunting sejak dini.

"MBG 3B ini diarahkan untuk memastikan kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita memperoleh pemenuhan gizi yang cukup, sebagai pencegahan stunting sejak dini," ujar perwakilan kegiatan.

Kehadiran dua menteri dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peran kader TPK yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pendampingan keluarga di tingkat desa dan kelurahan.

Selain bertugas mendukung distribusi makanan bergizi, para kader juga didorong memberikan edukasi mengenai pola makan sehat, pemenuhan nutrisi, serta kesehatan keluarga.

Pemerintah menekankan bahwa keberhasilan program MBG 3B tidak hanya ditentukan oleh distribusi makanan, tetapi juga melalui pendampingan dan edukasi agar bantuan gizi benar-benar diterima oleh kelompok sasaran.

"Kader TPK adalah ujung tombak pemerintah dalam edukasi keluarga dan pendampingan keluarga berisiko stunting hingga tingkat desa," ungkap perwakilan kegiatan.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kader pendamping keluarga, program ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

A
AmunPenulis
MK
Melly KartikaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan