Kamis, 05 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Dave Laksono Sebut Penebalan Pasukan TNI di Jakarta Bagian dari Kesiapsiagaan Nasional

✍️ Amun 🕒 05 Nov 2026
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono Foto: Istimewa

Soksinews.id - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta masyarakat tetap tenang menyikapi kabar pengerahan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam jumlah besar ke Jakarta. Ia menilai penebalan pasukan tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari kesiapsiagaan TNI dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional.

Menurut Dave, TNI sebagai institusi pertahanan negara memiliki tanggung jawab untuk selalu siap menghadapi berbagai perkembangan situasi yang berpotensi memengaruhi keamanan nasional.

"Sebagai institusi pertahanan negara, TNI memiliki tanggung jawab untuk senantiasa siap menghadapi berbagai perkembangan situasi yang berpotensi memengaruhi keamanan nasional," ujar Dave, Rabu (4/11/2026).

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, pengerahan personel TNI dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan tugas, kondisi di lapangan, serta koordinasi dengan lembaga terkait.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai alasan di balik penambahan personel militer di ibu kota sebelum memperoleh penjelasan resmi dari pihak berwenang.

"Setiap langkah pengerahan personel tentu didasarkan pada pertimbangan kebutuhan tugas, kondisi di lapangan, serta koordinasi dengan lembaga terkait. Karena itu, kita perlu melihat kebijakan tersebut secara proporsional dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum memperoleh penjelasan yang utuh dari pihak terkait," katanya.

Dave menegaskan, Komisi I DPR RI menghargai profesionalisme TNI dalam menjalankan tugas pertahanan dan menjaga keamanan negara. Namun, ia mengingatkan bahwa setiap langkah pengamanan harus tetap dilaksanakan secara terukur dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, kepentingan masyarakat dan stabilitas nasional harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan pengerahan personel militer.

"Komisi I DPR RI menghargai profesionalisme TNI dalam menjalankan tugasnya. Yang terpenting, setiap langkah pengamanan tetap dilaksanakan secara terukur, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dan stabilitas nasional," ujarnya.

Lebih lanjut, Dave mengimbau masyarakat agar tidak merasa khawatir dengan kabar penebalan pasukan TNI di Jakarta. Ia meminta warga tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum mendapatkan penjelasan secara menyeluruh.

"Saya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Keberadaan TNI sebagai institusi pertahanan negara merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan, persatuan, dan keutuhan bangsa," kata Dave.

Sebelumnya, Markas Besar TNI memberikan tanggapan terkait kabar pengerahan prajurit dari sejumlah satuan dalam jumlah besar ke wilayah DKI Jakarta pada Selasa (3/11/2026).

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, mengatakan pengerahan pasukan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara dan kesiapsiagaan institusi militer dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Nas, mobilisasi personel merupakan hal yang lazim dilakukan TNI sebagai institusi pertahanan yang dituntut selalu siap menghadapi berbagai situasi.

"Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku," kata Nas sebagaimana dikutip dari ANTARA, Rabu (4/11/2026).

Meski demikian, pihak TNI belum memberikan penjelasan terperinci mengenai tujuan khusus pengerahan pasukan tersebut maupun jumlah personel yang ditempatkan di Jakarta.

Sebelumnya, beredar informasi mengenai pengerahan personel dari tiga matra TNI ke ibu kota, termasuk unsur TNI Angkatan Laut.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, juga telah dimintai konfirmasi oleh ANTARA terkait informasi tersebut. Namun, hingga laporan itu disampaikan, belum ada tanggapan resmi mengenai keterlibatan dan jumlah personel TNI AL yang dikerahkan.

A
AmunPenulis
MK
Melly KartikaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan