Wihaji Tegaskan BKKBN Fokus Distribusikan MPASI Bagi Balita
Soksinews.id - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menegaskan bahwa kecukupan asupan nutrisi menjadi faktor kunci dalam mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Keterangan tersebut disampaikan Wihaji di Jakarta, Selasa (3/11/2026). Sebagai langkah nyata, pemerintah memperkuat penyaluran program Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang ditujukan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).
BKKBN mendapat mandat langsung untuk memastikan pendistribusian asupan gizi tersebut berjalan tepat sasaran guna mendukung agenda Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan mutu kesehatan serta pembangunan keluarga nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Yang mengukur stunting kan bukan di kementerian kita, tapi salah satu sebab stunting adalah asupan gizi,” ujar seperti disampaikan ke Bela Rakyat, Selasa (3/11/2026).
Pemerintah menekankan pentingnya sinergi antarkementerian agar intervensi gizi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Evaluasi keberhasilan program MPASI 3B diukur langsung dari peningkatan kondisi fisik serta tumbuh kembang balita penerima manfaat.
Survei komprehensif dari Kementerian Kesehatan tetap menjadi acuan utama dalam mengukur penurunan prevalensi stunting secara nasional.
Pemenuhan nutrisi sejak masa kehamilan diposisikan sebagai fondasi dasar dalam mencetak generasi penerus bangsa yang sehat dan tangguh.
