Rabu, 04 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Golkar Apresiasi Kebijakan Menko Bahlil Larang Ekspor Transit Perantara

✍️ Ozi 🕒 04 Nov 2026
Golkar Apresiasi Kebijakan Menko Bahlil Larang Ekspor Transit Perantara
Golkar Apresiasi Kebijakan Menko Bahlil Larang Ekspor Transit Perantara Foto: Istimewa

Soksinews.id - Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Zigo Rolanda mendukung penuh instruksi tegas Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang melarang pengiriman komoditas sumber daya alam (SDA) melalui pelabuhan perantara di negara lain.

Keterangan tertulis tersebut disampaikan Zigo di Jakarta, Selasa (3/11/2026). Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini menilai penegakan kebijakan ekspor langsung (direct export) merupakan langkah berani untuk menjaga kedaulatan ekonomi nasional sekaligus memutus praktik transit yang selama ini mengikis porsi devisa serta posisi tawar geopolitik Indonesia di tingkat global.

"Instruksi Menteri Bahlil agar ekspor komoditas tambang dan gas tidak lagi transit di negara perantara adalah sikap yang sangat tepat dan bernyali untuk kepentingan negara dan rakyat Indonesia,” ujar Zigo, Selasa (3/11/2026).

Pemerintah dipandang perlu memperkuat mekanisme perdagangan langsung guna mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor pertambangan dan energi.

Skema pengiriman tanpa pihak ketiga dinilai krusial untuk memastikan seluruh nilai tambah transaksi tercatat secara transparan bagi pembangunan nasional.

"Jangan biarkan kedaulatan ekonomi kita diatur-atur atau dimanfaatkan oleh pihak ketiga. Dengan pengiriman langsung, wibawa bangsa terjaga dan nilai tambah transaksi tercatat penuh untuk kesejahteraan 280 juta rakyat Indonesia," katanya.

Dukungan politik dari elemen kepemudaan Partai Golkar ini diharapkan mampu memperkuat implementasi kebijakan larangan transit komoditas tambang di lapangan.

O
OziPenulis
MK
Melly KartikaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan