Rabu, 04 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Mukhtarudin: Shelter PMI di Luar Negeri Perlu Diperkuat

✍️ Amun 🕒 03 Nov 2026
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin Foto: Istimewa

Soksinews.id - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menegaskan pentingnya keterlibatan negara dalam menyediakan fasilitas penampungan atau shelter bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menghadapi persoalan ketenagakerjaan maupun keimigrasian di luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Mukhtarudin saat mengunjungi Shelter Dompet Dhuafa di kawasan Causeway Bay, Hong Kong. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung layanan pendampingan dan pelindungan bagi PMI yang tengah menghadapi berbagai persoalan di negara penempatan.

Dalam kunjungan itu, Mukhtarudin berdialog dengan sejumlah pekerja migran yang tinggal sementara di shelter sambil menunggu proses penyelesaian permasalahan masing-masing.

Ia menjelaskan, para penghuni shelter menghadapi beragam persoalan, mulai dari pengurusan dan perpanjangan visa hingga mencari pemberi kerja atau majikan baru.

"Saya berkunjung ke Shelter Dompet Dhuafa. Penghuninya ada pekerja migran kita yang sedang menunggu proses penyelesaian permasalahannya. Ada yang perpanjangan visa, ada proses visa, dan ada juga yang sedang mencari majikan," kata Mukhtarudin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Mukhtarudin mengapresiasi peran organisasi masyarakat, lembaga sosial, dan komunitas diaspora yang selama ini menyediakan tempat penampungan secara mandiri bagi PMI yang mengalami permasalahan di luar negeri.

Menurutnya, keberadaan shelter sangat penting, terutama bagi pekerja migran yang kehilangan tempat tinggal, membutuhkan perlindungan sementara, atau memerlukan pendampingan selama proses penyelesaian persoalan hukum dan ketenagakerjaan.

Namun, ia menilai penyediaan fasilitas penampungan tidak seharusnya hanya bergantung pada inisiatif organisasi sosial maupun komunitas masyarakat. Pemerintah perlu mengambil peran lebih besar melalui sistem penampungan yang terencana, memadai, dan berkelanjutan.

Mukhtarudin menegaskan, negara harus hadir memastikan setiap PMI yang menghadapi masalah di negara penempatan memperoleh tempat perlindungan, pendampingan, serta kepastian dalam penyelesaian persoalannya.

Ia juga mengungkapkan telah berdiskusi dengan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengenai pentingnya keterlibatan pemerintah dalam penyediaan fasilitas shelter bagi pekerja migran Indonesia.

"Memang sudah saatnya negara juga harus menyiapkan shelter ini secara baik. Saya tadi juga berdiskusi dengan Pak Menkum Supratman mengenai hal ini. Negara harus hadir, bersinergi dengan perwakilan RI, lembaga sosial, dan komunitas masyarakat untuk memastikan mereka mendapatkan tempat perlindungan, pendampingan, serta kepastian penyelesaian masalah," imbuh Mukhtarudin.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, lembaga sosial, dan komunitas diaspora menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pelindungan PMI.

A
AmunPenulis
MK
Melly KartikaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan