Menko Airlangga Hartarto Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,4 Persen
Soksinews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2026 dapat mencapai angka 5,4 persen secara tahunan (year to date). Keterangan resmi tersebut disampaikan Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Airlangga optimistis target pertumbuhan ekonomi akhir tahun ini setara dengan realisasi kuartal III/2026 sebesar 5,47 persen, meski harus menghadapi tantangan pelemahan nilai tukar rupiah, dinamika kenaikan harga minyak mentah dunia, serta ketegangan geopolitik global. Pemerintah mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai penahan gejolak (shock absorber) untuk meredam lonjakan biaya impor energi serta subsidi agar tidak memberikan tekanan secara langsung terhadap daya beli masyarakat.
"Untuk kuartal IV/2026, pemerintah tetap menargetkan secara year to date 5,4%. Jadi, targetnya kira-kira sama dengan apa yang tercapai di kuartal III/2026 [sebesar 5,47%]," ujarnya dalam konferensi pers, dikutip pada Jumat (6/11/2026).
Pemerintah terus memantau fluktuasi komoditas energi global agar tidak mengganggu ketahanan anggaran nasional.
"Untuk energi relatif harga pembelian kita di sektor energi di bawah US$100, sekitar US$93. Jadi sampai dengan akhir tahun relatif gejolak energi itu terserap oleh APBN," katanya.
Optimalisasi empat instrumen utama menjadi kunci untuk memacu pertumbuhan konsumsi, ekspansi investasi, serta percepatan ekspor manufaktur nasional.
"Di bidang ekspor, pemerintah sedang menyisir regulasi yang dianggap bisa menghambat ekspor. Arahan bapak presiden adalah mempermudah ekspor dan kita sedang mempersiapkan kebijakan kemudahan impor untuk tujuan ekspor," tutur Airlangga.
