Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Parlemen
Parlemen

Yahya Zaini Minta Akurasi Data Rujukan Layanan Kesehatan Diperkuat

✍️ Ozi 🕒 07 Oct 2026
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini Foto: Istimewa

Soksinews.id - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menekankan pentingnya akurasi data serta kesiapan sistem informasi fasilitas kesehatan untuk mendukung penerapan rujukan berbasis kompetensi pelayanan. Penegasan tersebut disampaikan Yahya saat memimpin peninjauan lapangan Komisi IX DPR RI di RSUD Adhyatma, Semarang, Jumat (2/10/2026).

Yahya mengingatkan bahwa ketidakakuratan data mengenai ketersediaan dokter, alat medis, hingga ketersediaan ruang perawatan intensif dapat memicu penolakan maupun keterlambatan penanganan pasien kegawatdaruratan. Di sisi lain, Kota Semarang diproyeksikan sebagai wilayah lokus kontrol dalam uji coba terintegrasi yang mencakup rujukan kompetensi, Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), dan sistem pembayaran Indonesian Diagnosis Related Groups (IDRG).

“Bagi pasien, sistem rujukan yang baik berarti memperoleh pelayanan di fasilitas yang tepat, pada waktu yang tepat, sesuai kebutuhan medisnya. Pasien tidak seharusnya berpindah dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain karena informasi mengenai kemampuan layanan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” kata Yahya.

Penentuan tujuan rujukan fasilitas kesehatan dinilai tidak bisa lagi semata-mata mengandalkan klasifikasi kelas rumah sakit formal.

“Kemampuan pelayanan juga ditentukan oleh ketersediaan dokter spesialis dan subspesialis, tenaga kesehatan, alat yang berfungsi, obat, layanan diagnostik, tempat tidur, kamar operasi, hingga ruang perawatan intensif,” jelasnya.

Sistem evaluasi berbasis data mutakhir dipandang sangat krusial agar proses pengujian integrasi layanan kesehatan berjalan transparan.

“Oleh sebab itu, kami perlu mendapat penjelasan yang jelas, termasuk fasilitas mana saja yang terlibat sebagai fasilitas kontrol, data kondisi awal apa yang dikumpulkan, indikator apa yang dipantau, serta bagaimana perbedaan karakteristik peserta maupun fasilitas diperhitungkan ketika hasilnya dibandingkan,” tuturnya.

O
OziPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan