Yahya Zaini Minta Akurasi Data Rujukan Layanan Kesehatan Diperkuat
“Bagi pasien, sistem rujukan yang baik berarti memperoleh pelayanan di fasilitas yang tepat, pada waktu yang tepat, sesuai kebutuhan medisnya. Pasien tidak seharusnya berpindah dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain karena informasi mengenai kemampuan layanan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” kata Yahya.
Penentuan tujuan rujukan fasilitas kesehatan dinilai tidak bisa lagi semata-mata mengandalkan klasifikasi kelas rumah sakit formal.
“Kemampuan pelayanan juga ditentukan oleh ketersediaan dokter spesialis dan subspesialis, tenaga kesehatan, alat yang berfungsi, obat, layanan diagnostik, tempat tidur, kamar operasi, hingga ruang perawatan intensif,” jelasnya.
Sistem evaluasi berbasis data mutakhir dipandang sangat krusial agar proses pengujian integrasi layanan kesehatan berjalan transparan.
“Oleh sebab itu, kami perlu mendapat penjelasan yang jelas, termasuk fasilitas mana saja yang terlibat sebagai fasilitas kontrol, data kondisi awal apa yang dikumpulkan, indikator apa yang dipantau, serta bagaimana perbedaan karakteristik peserta maupun fasilitas diperhitungkan ketika hasilnya dibandingkan,” tuturnya.
