Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Meutya Hafid Minta Masyarakat Cegah Ujaran Kebencian di Siber

✍️ Ozi 🕒 30 Oct 2026
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid Foto: Istimewa

Soksinews.id - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam pemanfaatan teknologi digital dengan mengedepankan persatuan, peningkatan kecakapan, serta pelindungan warga dari berbagai ancaman siber. Penjelasan tersebut disampaikan Meutya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Meutya menegaskan bahwa perluasan konektivitas digital tidak sekadar menyediakan infrastruktur fisik, melainkan harus diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi rakyat, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta jaminan keamanan bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia dari bahaya kejahatan atau penipuan siber.

“Pertumbuhan ini bisa dilihat dari banyak hal. Pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan manusianya menjadi manusia yang lebih cakap dan pertumbuhan nilai-nilai termasuk nilai-nilai persatuan,” ujar Meutya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Pemerintah menyoroti bahaya pemanfaatan jejaring siber yang melenceng dari cita-cita luhur perjuangan para pahlawan bangsa.

“Jika infrastruktur kemudian hanya digunakan untuk ujaran kebencian, misinformasi yang pada ujungnya memecah belah bangsa, artinya kita mengkhianati para pahlawan yang 98 tahun lalu berkumpul,” tegasnya.

Aspek keamanan pengguna diposisikan sebagai pilar utama dalam membangun ekosistem digital nasional yang inklusif dan sehat.

“Bahwa semua keterhubungan berujung kepada keterjagaan melindungi segenap rakyat Indonesia, melindungi anak-anak yang menggunakan digitalisasi, melindungi orang tua dari ancaman-ancaman, penipuan-penipuan di ranah digital dan sebagaianya,” tuturnya.

Pelaksanaan peringatan bersejarah ini diharapkan mampu menjadi pemantik komitmen bersama seluruh pengguna ruang siber di tanah air.

“Maka hari ini kita niatkan untuk upacara bukan dalam rangka seremonis saja, tapi menyatukan tekad kita semua,” ungkapnya.

O
OziPenulis
MK
Melly KartikaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan