Puteri Komarudin Dorong BPK RI Perkuat Pemanfaatan Artificial Intelligence
“Sebenarnya, BPK sendiri sudah mulai memanfaatkan AI sejak 2020 untuk klasifikasi data, pengelompokan informasi, penentuan sampel pemeriksaan, sampai analisis hubungan antar data. Bahkan sejak 2025, BPK mulai mengembangkan generative AI melalui konsep AI 360 Derajat,” ujar Puteri melalui rilis yang disampaikan kepada Parlementaria di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Peningkatan kapabilitas tenaga pemeriksa menjadi syarat mutlak dalam menghadapi pemrosesan data pemeriksaan yang semakin kompleks.
“Salah satu tantangan BPK ke depan adalah memastikan ketersediaan SDM dengan keahlian khusus, terutama di bidang audit forensik, teknologi informasi, dan AI. Karena itu, penguatan kompetensi dan kapasitas SDM di bidang-bidang tersebut perlu menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas BPK ke depan,” kata Puteri.
Penerapan rekomendasi hasil pemeriksaan BPK terbukti memberikan dampak nyata pada efisiensi layanan birokrasi bagi masyarakat luas.
“SKCK ini dulunya manual. Kemudian, dari hasil pemeriksaan kami, ditemukan beberapa hal yang perlu mendapatkan perbaikan. Saat ini, pelayanan SKCK bisa dinikmati langsung real time, hitungan detik, di mana saja,” ujar Nyoman.
