Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Parlemen
Parlemen

Nurul Arifin Ingatkan Pentingnya Nilai Kebangsaan di Tengah Perkembangan AI

✍️ Amun 🕒 28 Oct 2026
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin Foto: Istimewa

Soksinews.id - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, menyoroti pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang perlu diimbangi dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara bijak agar tidak memicu konflik maupun mengancam persatuan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Nurul dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pondok Pesantren Daruttaubah, Kota Bandung, Selasa (27/10/2026).

Nurul menilai, lingkungan pesantren memiliki peran strategis dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan. Selain memiliki kedekatan dengan masyarakat, pesantren juga tumbuh bersama budaya lokal dan memiliki sejarah keterlibatan dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Lingkungan pesantren ini lebih merakyat, berakulturasi dengan budaya, dan sudah teruji dalam keikutsertaannya menjaga negara, menjaga toleransi, kemudian juga perdamaian,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar yang akrab disapa Teh Nurul itu menegaskan, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan perlu terus diperkuat seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat. Kemudahan akses informasi dan pemanfaatan teknologi digital membawa manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan tantangan apabila tidak digunakan secara bertanggung jawab.

Menurutnya, penggunaan teknologi harus disertai kesadaran untuk menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta mencegah penyebaran informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan konflik sosial.

Karena itu, penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui sosialisasi di lingkungan pesantren dan masyarakat dinilai penting agar kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan secara positif tanpa mengabaikan toleransi, perdamaian, dan semangat persatuan Indonesia.

A
AmunPenulis
MK
Melly KartikaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan