Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Nurul Arifin Dorong TNI Pastikan Keamanan Masyarakat Papua

✍️ Amun 🕒 05 Oct 2026
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin Foto: Istimewa

Soksinews.id - Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin meminta TNI terus memperkuat perannya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, termasuk warga di Papua. Menurutnya, kekuatan pertahanan negara tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghadapi ancaman, tetapi juga kehadiran yang mampu melindungi masyarakat.

“Momentum HUT ke-81 TNI harus menjadi pengingat bahwa kekuatan TNI bukan hanya diukur dari kemampuan menghadapi ancaman, tetapi juga dari kemampuan memberikan rasa aman kepada rakyat," ujar Nurul dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

Nurul menilai tema HUT ke-81 TNI, “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”, memiliki keterkaitan dengan berbagai tantangan keamanan yang masih dihadapi Indonesia. Salah satunya situasi keamanan di Papua yang masih menghadapi aktivitas kelompok bersenjata.

Ia menyoroti kontak tembak antara prajurit TNI dengan kelompok bersenjata OPM pimpinan Manfred Fatem di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, yang terjadi baru-baru ini.

Menurut Nurul, kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan perlindungan terhadap masyarakat di wilayah yang mengalami gangguan keamanan. Ia menekankan bahwa upaya menjaga keamanan harus dilakukan secara profesional dan terukur dengan tetap memperhatikan keselamatan warga sipil.

"Di Papua, keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan agar masyarakat dapat hidup dengan tenang dan pembangunan terus berlangsung,” ujar Nurul.

Nurul mengatakan penanganan kelompok bersenjata tidak cukup dilakukan hanya melalui pendekatan keamanan. Stabilitas wilayah, menurut dia, perlu berjalan beriringan dengan pembangunan, pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Yang kita harapkan adalah terciptanya Papua yang aman sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas, anak-anak bisa bersekolah dan pembangunan bisa berjalan. Karena itu, pendekatan keamanan harus berjalan bersama pendekatan pembangunan dan kesejahteraan,” ujarnya.

Anggota Fraksi Partai Golkar tersebut juga berharap peringatan HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme, soliditas, serta kerja sama antara TNI dan berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, TNI memiliki tanggung jawab menjaga kedaulatan negara sekaligus memastikan masyarakat merasa terlindungi, terutama di daerah yang menghadapi gangguan keamanan. Kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI juga dinilai perlu terus dijaga.

“Pada usia ke-81 tahun ini, kita berharap TNI semakin profesional, semakin dekat dengan rakyat dan semakin mampu menghadapi berbagai tantangan pertahanan dan keamanan. Yang paling penting, kekuatan itu pada akhirnya harus bermuara pada terciptanya rasa aman dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Nurul turut mendorong agar penyelesaian persoalan keamanan di Papua tetap membuka ruang bagi upaya damai. Menurutnya, kelompok yang bersedia menghentikan kekerasan perlu memiliki ruang untuk kembali berkontribusi dalam pembangunan Papua bersama masyarakat lainnya.

Ia berharap situasi keamanan yang semakin kondusif dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat Papua untuk menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut sekaligus memastikan pembangunan terus berlangsung.

“Harapan kita sederhana, masyarakat Papua dapat hidup aman, pembangunan terus berjalan dan seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk membangun masa depan Papua dalam bingkai NKRI,” kata Nurul.

A
AmunPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan