Mubes VII Wira Karya Indonesia, Misbakhun Tegaskan Komitmen Konsolidasi dan Regenerasi SOKSI
Soksinews.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI), Mukhamad Misbakhun, menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Besar (Mubes) VII Wira Karya Indonesia yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Dalam sambutannya, Misbakhun menekankan pentingnya konsolidasi organisasi secara menyeluruh di tingkat ormas maupun lembaga-lembaga konsentrasi di bawah naungan SOKSI untuk memperkuat posisi politik dan sosial Partai Golkar.
Konsolidasi dan Revitalisasi Lembaga Konsentrasi
Misbakhun menjelaskan bahwa pelaksanaan Mubes VII Wira Karya Indonesia merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi dan revitalisasi organisasi yang dilakukan secara bertahap dan konsisten.
"Kemarin kita telah menyelesaikan Musda di Baladhika Karya, hari ini Wirakarya Indonesia, dan besok Wanita Swadhiri Indonesia (WSI). Ini adalah bagian dari upaya kita untuk terus melakukan konsolidasi dan revitalisasi, mencari format terbaik untuk regenerasi kepemimpinan," tegas Misbakhun.
Menurutnya, kepemimpinan Partai Golkar di bawah Ketua Umum Bahlil Lahadalia saat ini melakukan konsolidasi organisasi yang sangat masif. Oleh karena itu, SOKSI beserta seluruh pendukungnya wajib berjalan selaras guna memberikan penguatan yang nyata bagi Partai Golkar.
"Ormasnya terkonsolidasi, lembaga-lembaga konsentrasinya terkonsolidasi, dan itu akan menjadi sebuah konsolidasi besar yang memberikan penguatan kepada Partai Golkar," tambahnya.
Apresiasi Pengabdian Dewi Asmara dan Dorongan Regenerasi
Dalam kesempatan tersebut, Misbakhun menyampaikan apresiasi tinggi kepada Ketua Umum Depipus Wira Karya Indonesia, Ibu Dewi Asmara, yang telah memimpin organisasi tersebut selama 12 tahun. Ia memuji kebesaran hati Dewi Asmara dalam mendorong dan membuka jalan bagi lahirnya regenerasi kepemimpinan di tubuh Wirakarya Indonesia.
"Kontribusi Bu Dewi terhadap Wira Karya Indonesia dan SOKSI sangat riil dan konkret. Beliau selalu memberikan penguatan agar eksistensi organisasi tetap hadir dalam sejarah perjalanan kita," puji Misbakhun.
Misbakhun juga menyambut positif keterlibatan aktif generasi muda dalam kepanitiaan Mubes VII yang dipimpin oleh Raditya selaku Ketua Pelaksana. Kehadiran darah muda ini diharapkan mampu membawa energi segar dan wajah baru bagi perjalanan Wirakarya Indonesia ke depan.
Penegakan Legalitas Organisasi
Di hadapan para kader dan tokoh senior SOKSI yang hadir, di antaranya Ketua Dewan Pembina Dr. Ahmadi Noor Supit dan Ketua Dewan Pakar Prof. Bomer Pasaribu, Misbakhun kembali menegaskan bahwa isu dualisme di tubuh SOKSI sudah tidak ada lagi. SOKSI di bawah kepemimpinannya terus memenangkan proses-proses hukum dan memiliki keabsahan yang sah secara hukum maupun sejarah.
"Dualisme SOKSI sudah hilang. Meskipun ada pihak yang terus menggugat, kita selalu menang karena kita didukung oleh saksi sejarah, fakta, serta ahli hukum yang kuat. Yang perlu kita bangun sekarang adalah kolektivitas dan kebersamaan," pungkasnya.
Mubes VII Wira Karya Indonesia yang dihadiri oleh perwakilan pengurus daerah (Depidar) dari berbagai provinsi ini diisi dengan pembahasan materi organisasi, penyusunan program kerja, serta penetapan kepemimpinan baru Depipus Wira Karya Indonesia periode mendatang.
