Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Misbakhun sebut Pidato Prabowo Soal MSCI Jadi Penguat Rakyat

✍️ Ozi 🕒 28 Oct 2026
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun Foto: Istimewa

Soksinews.id - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai potensi penurunan status pasar modal Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) menjadi Standalone Market bertujuan untuk memberikan dorongan semangat bagi masyarakat. Penjelasan tersebut disampaikan Misbakhun di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Ketua Umum DEPINAS SOKSI tersebut menekankan bahwa kekuatan ekonomi nasional bertumpu pada ketahanan rakyat serta sektor strategis seperti pangan dan energi yang terbukti fleksibel melewati krisis. Selain itu, Komisi XI DPR secara konsisten meminta pemerintah dan otoritas bursa melakukan pemantauan intensif serta mempercepat reformasi tata kelola, termasuk langkah demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) demi menjaga kepercayaan investor domestik maupun internasional.

"Bapak Presiden ingin memberikan penguatan bahwa ekonomi Indonesia itu dibangun berdasarkan kekuatan rakyat Indonesia itu sendiri. Tentunya dengan memberikan semangat itu, rakyat Indonesia diharapkan tidak terlalu khawatir dengan situasi yang ada," kata Misbakhun Selasa (27/10/2026).

Resiliensi dan daya lentur ekonomi Indonesia dipandang telah teruji secara nyata saat berhasil pulih dengan cepat di tengah krisis pandemi.

"Kita punya daya tahan yang sangat kuat, kita punya ekonomi yang sangat lincah. Dan tentunya ini menjadi sebuah kekuatan sendiri," ujarnya.

Para pengambil kebijakan diimbau agar lebih cermat serta penuh kehati-hatian dalam merumuskan langkah penanganan tekanan ekonomi nasional.

"Tetapi situasi sulit, situasi tekanan itu harus disikapi dengan lebih hati-hati, para pengambil kebijakan juga harus diberikan semangat bahwa apa yang menjadi kebijakan-kebijakan mereka itu memberikan dampak yang nyata buat masyarakat," ucapnya.

Langkah pengawasan serta evaluasi berkala terhadap pergerakan bursa saham terus dijalankan oleh parlemen secara konsisten.

"Yang berkaitan dengan pasar modal, kita sering sekali rapat, kemudian memohon lakukan evaluasi monitoring, termasuk terhadap penurunan pasar modal," ucap Misbakhun.

Penguatan transparansi dan tata kelola bursa efek diharapkan memberikan sinyal positif bagi komunitas pasar modal internasional.

"Dan tentunya ini untuk memberikan pesan yang nyata dan kuat kepada MSCI, termasuk kepada masyarakat global, investor global, bahwa Indonesia mengikuti protokol-protokol tata kelola bursa saham internasional. Termasuk Bursa Efek Indonesia telah melakukan upaya yang serius dan sungguh-sungguh itu dan mereka bahkan sudah bertemu berkali-kali dengan MSCI," imbuhnya.

O
OziPenulis
MK
Melly KartikaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan