Misbakhun Ingatkan Menkeu Suahasil Kejar Target Ekonomi 6 Persen
Soksinews.id - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengingatkan Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk mengantisipasi sejumlah tantangan ekonomi berat demi merealisasikan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027.
Berbicara usai menghadiri acara serah terima jabatan Menteri Keuangan di Jakarta, Selasa (15/9/2026), Misbakhun menyoroti berbagai risiko makro yang membayang, mulai dari eskalasi konflik di Timur Tengah, ancaman lonjakan harga minyak dunia di kisaran 100 dolar AS per barel yang membebani alokasi subsidi BBM, hingga kenaikan imbal hasil surat utang akibat dinamika suku bunga global.
DPR meyakini rekam jejak Suahasil sebagai mantan Wakil Menteri Keuangan yang aktif dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menjadi modal kuat untuk menyelaraskan kebijakan fiskal dengan arah pembangunan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya enggak perlu ngajarin Pak Suahasil. Pak Suahasil sudah tahu apa yang harus dia lakukan,” kata Misbakhun seusai menghadiri serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).
Pemerintah dipandang perlu menjaga keharmonisan antara agenda pertumbuhan dan stabilitas sektor keuangan secara menyeluruh.
“Bagaimana mengintegrasikan semua keinginan visi-misi Presiden tentang pertumbuhan, terus bagaimana menjaga stabilisasi sistem keuangan di KSSK, dan kemudian mengantisipasi gejolak global itu seperti apa,” ujarnya.
Dinamika geopolitik mancanegara dinilai berpotensi memberikan tekanan langsung terhadap komposisi belanja perdesaan dan perkotaan.
“Pemerintah sudah menargetkan di APBN 2027 pertumbuhannya 6%, kemudian kita masih menghadapi constraint tentang situasi di Timur Tengah,” kata Misbakhun.
Pergerakan komoditas energi dunia juga memerlukan kalkulasi yang matang agar tidak membebankan daya beli masyarakat luas.
“Kemudian harga minyak kita mengalami tekanan yang luar biasa, kenaikan itu dan memberikan tekanan kepada subsidi,” ujarnya.
Meskipun dihadapkan pada ketidakpastian pasar keuangan global, DPR optimistis kepemimpinan Kemenkeu yang baru mampu membangun komunikasi yang kondusif serta menjaga keberlanjutan program strategis nasional.
“Saya yakin Pak Suah punya komunikasi yang sangat bagus, dan saya yakin juga bahwa apa yang menjadi program yang selama ini berjalan... beliau Wakil Menteri Keuangan, in-charge dengan semua permasalahan. Jadi tidak perlu dikhawatirkan,” kata Misbakhun.
