Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Parlemen
Parlemen

Minat Tinggi, Ferdiansyah Usul Parlemen Remaja DPR Diperluas hingga 3 Angkatan

✍️ Amun 🕒 05 Oct 2026
Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah
Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah Foto: Istimewa

Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mendorong penyelenggaraan Parlemen Remaja DPR RI diperluas menyusul tingginya ketertarikan generasi muda terhadap program tersebut. Ia mengusulkan agar kegiatan tidak hanya berlangsung satu kali dalam setahun.

Soksinews.id - Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mendorong penyelenggaraan Parlemen Remaja DPR RI diperluas menyusul tingginya ketertarikan generasi muda terhadap program tersebut. Ia mengusulkan agar kegiatan tidak hanya berlangsung satu kali dalam setahun.

Ferdiansyah menyebut jumlah pendaftar Parlemen Remaja pada 2026 mencapai sekitar 11.800 orang. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan besarnya minat pelajar untuk mendapatkan pengalaman sekaligus memahami secara langsung proses kerja lembaga legislatif.

“Kalau tahun sekarang 11.800, mungkin tahun depan ataupun tahun-tahun berikutnya bisa menembus angka 16.000. Artinya, kita sebagai DPR RI, baik anggota DPR RI maupun staf di Kesekjenan DPR RI, harus mengambil sikap yang positif ke depan, yaitu memperluas informasi,” ujar Ferdiansyah saat menyaksikan simulasi rapat paripurna Parlemen Remaja 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Ia menilai peningkatan jumlah peminat perlu diikuti dengan perluasan akses terhadap program. Salah satu usulan yang disampaikan yakni membagi pelaksanaan Parlemen Remaja menjadi dua atau tiga angkatan dalam satu tahun.

Dengan pola tersebut, lebih banyak pelajar berkesempatan mengikuti program yang memberikan pembelajaran mengenai fungsi dan mekanisme kerja DPR RI.

Selain Parlemen Remaja, Ferdiansyah juga mendorong DPR RI mengembangkan program serupa yang diperuntukkan bagi mahasiswa melalui Parlemen Pemuda. Program tersebut dinilai dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda sebelum mereka terjun lebih jauh dalam kehidupan politik dan kelembagaan negara.

“Dengan kata lain, kita juga bisa merekrut suatu saat para partisipan yang telah mengikuti Parlemen Remaja ataupun Parlemen Pemuda ini menjadi anggota DPR RI. Ketika mereka jadi anggota DPR RI, mereka sudah tidak canggung lagi karena sudah belajar dan mengetahui,” katanya.

Ferdiansyah juga menyoroti durasi pelaksanaan Parlemen Remaja. Menurut dia, kegiatan yang berlangsung sekitar enam hingga tujuh hari masih belum cukup untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai aktivitas DPR RI.

Ia mengusulkan agar waktu pelaksanaan diperpanjang hingga sedikitnya 10 hari sehingga peserta memiliki kesempatan lebih banyak untuk mengikuti dan memahami berbagai kegiatan di lingkungan parlemen.

“Paling tidak minimal 10 hari untuk bisa mengintegrasikan semua informasi, mengintegrasikan semua kegiatan di DPR RI, supaya juga dia tahu apa yang kita lakukan untuk rakyat,” tegasnya.

Di sisi lain, Ferdiansyah mengapresiasi perkembangan kemampuan peserta Parlemen Remaja dari tahun ke tahun. Namun, ia menilai pendampingan dari Sekretariat Jenderal DPR RI masih perlu diperkuat agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih baik.

“Dari tahun ke tahun ada peningkatan. Memang harus dilakukan pendampingan yang lebih baik dari Kesekjenan supaya penampilan-penampilan semakin hari semakin baik,” ujarnya.

Ferdiansyah juga meminta materi simulasi Parlemen Remaja diperluas. Menurutnya, peserta tidak cukup hanya mendapatkan pengalaman melalui simulasi rapat paripurna, tetapi juga perlu diperkenalkan dengan proses pembahasan yang berlangsung di alat kelengkapan dewan (AKD).

“Tidak hanya di sidang-sidang paripurna, tapi sidang-sidang AKD lainnya, alat kelengkapan dewan, baik itu di komisi maupun badan-badan yang lain. Itu menjadi bagian simulasi yang memang secara utuh. Begitu bicara Parlemen Remaja DPR, dia mengerti DPR dari A sampai Z,” pungkasnya.
Sumber: Golkarpedia

A
AmunPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan