Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Meutya Hafid Tegaskan Pembangunan Data Center Jangan Korbankan Air Warga

✍️ Ozi 🕒 08 Oct 2026
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid Foto: Istimewa

Soksinews.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa ekspansi pembangunan pusat data (data center) tidak boleh mengorbankan kebutuhan komoditas dasar publik seperti air bersih dan pasokan listrik.

Pernyataan tersebut disampaikan Meutya di Kantor Komdigi, Jakarta, Rabu (7/10/2026), menanggapi keluhan masyarakat di kawasan Nongsa, Batam, yang mengalami kelangkaan air bersih berbulan-bulan akibat beroperasinya proyek data center.

Guna mencegah dampak lingkungan serupa, Komdigi mendorong dilakukannya evaluasi kriteria lokasi investasi infrastruktur digital secara ketat melalui forum koordinasi lintas sektor sebelum izin operasional diterbitkan.

"Kalau data center begini, tentu harus dicari balancing-nya. Jadi kita tentu punya kebutuhan, kemampuan komputasi yang tentu memerlukan data center. Tapi di saat yang bersamaan, tentu kita harus melihat kecukupan energi, terganggu untuk hal-hal lain, terutama layanan publik. Tidak boleh juga kebutuhan air terganggu," kata Meutya saat ditemui di kantor Komdigi, Rabu, 7 Oktober 2026.

Integrasi perencanaan antara ketersediaan infrastruktur komputasi dan pemenuhan energi masyarakat dinilai butuh keterlibatan seluruh kementerian terkait.

"Jadi perlu dihitung kebutuhan akan komputasi, jaringan internet, dan lokasi, serta kebutuhan masyarakat akan energi dan air," ujarnya.

Pertumbuhan sektor industri teknologi digital diharapkan tetap berjalan seimbang tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan sumber daya alam lokal.

" Itu tadi, bagaimana ekonomi kreatif digital tetap tumbuh, tapi air terjaga, energi tetap terjaga," ungkap Meutya.

Penentuan lokasi proyek digitalisasi masa depan harus mengedepankan kalkulasi dampak lingkungan agar tidak merugikan pemukiman warga sekitar.

"Namun, penentuan lokasi akan sangat penting, tidak boleh mengganggu kebutuhan air di situ, dan juga kebutuhan energi di situ. Kemudian juga, yang penting masyarakat kebutuhannya tidak perlu diganggu, tapi di sisi lain, juga kebutuhan komputasinya," tutupnya.

O
OziPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan