Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Menteri P2MI Mukhtarudin Bertemu Menteri SDM Malaysia, Ini yang Dibahas

✍️ Amun 🕒 06 Oct 2026
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin Foto: Istimewa

Soksinews.id - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima kunjungan Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia Dato Sri Ramanan Ramakrishnan di ALTO Restaurant, Four Seasons Hotel, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026) malam.

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi Indonesia dan Malaysia untuk memperkuat komunikasi serta koordinasi di bidang ketenagakerjaan. Salah satu pembahasan penting berkaitan dengan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Malaysia.

Mukhtarudin mengatakan koordinasi antara kedua negara perlu terus ditingkatkan mengingat Malaysia merupakan salah satu negara tujuan utama PMI.

"Pemerintah Indonesia terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Malaysia untuk memastikan penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia berjalan secara aman, prosedural, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Menteri Mukhtarudin.

Menurutnya, penguatan hubungan bilateral di bidang ketenagakerjaan diperlukan untuk memastikan proses penempatan PMI berlangsung melalui mekanisme yang sesuai aturan. Di saat yang sama, hak pekerja juga harus mendapatkan perhatian selama mereka menjalankan pekerjaan di negara penempatan.

Mukhtarudin menyambut baik kedatangan Ramanan sebagai bagian dari upaya mempererat kerja sama kedua negara. Ia berharap komunikasi yang semakin intensif dapat mendukung terciptanya tata kelola pekerja migran yang lebih tertib, aman, dan memberikan kepastian bagi PMI.

Kerja sama Indonesia dan Malaysia mencakup sejumlah aspek, mulai dari proses penempatan, pemenuhan hak pekerja, hingga penanganan berbagai persoalan yang dapat muncul selama PMI bekerja di Malaysia.

"Kerja sama Indonesia dan Malaysia di bidang ketenagakerjaan harus terus diperkuat, terutama untuk memastikan hak dan pelindungan pekerja migran Indonesia dapat terpenuhi selama bekerja di Malaysia,” ujar Menteri Mukhtarudin.

Pemerintah Indonesia juga terus mendorong agar masyarakat yang hendak bekerja di luar negeri menggunakan jalur penempatan resmi. Mekanisme tersebut dinilai penting untuk mengurangi berbagai risiko yang dapat menimpa pekerja migran, termasuk eksploitasi, perdagangan orang, maupun persoalan ketenagakerjaan.

Dalam konteks tersebut, koordinasi dengan pemerintah Malaysia menjadi bagian penting untuk memastikan PMI memperoleh perlakuan dan pelindungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di kedua negara.

Sementara itu, Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia Dato Sri Ramanan Ramakrishnan menyampaikan komitmen pemerintah Malaysia untuk terus memperkuat hubungan dan kerja sama dengan Indonesia di sektor ketenagakerjaan.

Kerja sama tersebut terutama diarahkan pada upaya memastikan pelindungan, pemenuhan hak, serta kesejahteraan PMI yang bekerja di Malaysia.

Pertemuan Mukhtarudin dan Ramanan juga mencerminkan komitmen kedua negara dalam menjaga hubungan ketenagakerjaan yang konstruktif. Hal tersebut menjadi semakin penting seiring tingginya mobilitas PMI ke Malaysia.

Pemerintah berharap kerja sama bilateral tidak hanya berfokus pada proses penempatan, tetapi juga memastikan pelindungan pekerja selama berada di Malaysia hingga mereka kembali ke Indonesia.

Dengan penguatan koordinasi kedua negara, sistem penempatan PMI diharapkan semakin transparan, aman, dan memberikan kepastian serta perlindungan bagi para pekerja migran Indonesia.

A
AmunPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan