Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Menperin Agus Gumiwang Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global

✍️ Ozi 🕒 21 Sep 2026
Menperin Agus Gumiwang
Menperin Agus Gumiwang Foto: Istimewa

Soksinews.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen memperkuat ekosistem industri halal nasional agar semakin berdaya saing serta mampu memperluas penetrasi ke pasar global melalui ajang Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026 yang akan digelar pada 24–27 September 2026 di ICE BSD City, Tangerang. 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan di Jakarta, Sabtu (19/9/2026), bahwa langkah strategis ini diambil untuk mengoptimalkan potensi pasar halal dalam dan luar negeri secara terintegrasi—mulai dari peningkatan kapasitas pelaku industri, fasilitas sertifikasi, hingga promosi produk.

Pameran yang menempati area seluas 12.740 meter persegi ini menargetkan lebih dari 30 ribu pengunjung serta melibatkan lebih dari 400 pelaku usaha dari dalam dan luar negeri, termasuk negara mitra seperti Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, hingga Korea Selatan.

Kemenperin sendiri memfasilitasi 174 peserta terpilih yang terdiri dari 20 industri besar dan 154 IKM di Paviliun Kemenperin, sekaligus merangkaikan acara dengan penyerahan penghargaan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 dan layanan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Indonesia memiliki potensi sangat besar menjadi salah satu pusat industri halal dunia. Untuk wujudkan hal tersebut, industri halal nasional harus semakin produktif, inovatif, berdaya saing, serta mampu hasilkan produk yang memenuhi kebutuhan dan standar pasar global. Halal Indo 2026 menjadi momentum pertemukan kekuatan industri dalam negeri dengan peluang pasar lebih luas,” kata Menperin di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Pemerintah terus mendorong pemanfaatan pameran berskala internasional ini agar seluruh pelaku usaha nasional dapat memperluas jejaring bisnis serta menarik minat pembeli potensial.

“Skala penyelenggaraan Halal Indo tahun ini tunjukkan besarnya peluang sekaligus tingginya perhatian terhadap industri halal. Ini perlu dimanfaatkan pelaku industri nasional, khususnya IKM, untuk perluas jejaring bisnis, tingkatkan promosi, dan buka akses calon pembeli potensial dari berbagai negara,” ujar Agus.

Tingginya minat pelaku industri domestik tercermin dari proses seleksi ketat yang melibatkan ratusan pendaftar untuk mengisi stan pameran resmi.

“Antusiasme pelaku industri tinggi. Sejak pendaftaran fasilitasi booth dibuka 25 Mei 2026, sebanyak 236 pelaku industri daftar. Melalui kurasi bersama unit pembina sektor, ditetapkan 174 peserta atau co-exhibitor Paviliun Kemenperin, terdiri 20 industri besar dan 154 IKM,” ungkap Eko.

Penyelenggaraan pameran ini difokuskan sebagai ruang temu yang efektif antara kapasitas produksi nasional dan permintaan pasar global demi mencetak peluang transaksi nyata.

“Halal Indo harus jadi ruang pertemukan kemampuan produksi industri nasional dengan permintaan pasar. Kami ingin pelaku industri yang difasilitasi peroleh kesempatan seluasnya bangun jejaring dan buka peluang ekspor,” jelas Eko.

O
OziPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan