Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Menkomdigi Meutya Hafid Tinjau Kesiapan Komunikasi MotoGP Mandalika 2026

✍️ Ozi 🕒 09 Oct 2026
Menkomdigi Meutya Hafid
Menkomdigi Meutya Hafid Foto: Istimewa

Soksinews.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid melakukan peninjauan langsung ke Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (8/10/2026) guna memastikan kesiapan infrastruktur komunikasi menjelang ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Setibanya di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Meutya disambut Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal sebelum mengecek keandalan sistem telekomunikasi di arena balap. Guna mendukung kelancaran agenda internasional tersebut, Komdigi mengamankan lebih dari 250 alokasi frekuensi radio untuk kebutuhan telemetri tim, operasional perlombaan, hingga penyiaran global. Selain pengawasan frekuensi oleh Balai Monitor Mataram, Komdigi menyiagakan empat unit BTS bergerak untuk mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi ratusan ribu penonton di sirkuit.

“MotoGP Mandalika merupakan ajang internasional yang membawa nama Indonesia ke dunia. Dukungan komunikasi harus berjalan tanpa gangguan, baik untuk keselamatan pembalap, operasional penyelenggara, penyiaran ke berbagai negara, maupun kenyamanan masyarakat yang hadir langsung. Karena itu, seluruh kesiapan teknis harus dipastikan sebelum balapan dimulai,” ujar Meutya.

Keandalan frekuensi radio dinilai menjadi elemen vital dalam menyokong transmisi data teknis motor serta koordinasi pengawasan keselamatan di lintasan balap.

“Frekuensi ini bukan hanya untuk tayangan televisi. Saat motor melaju, berbagai data teknis harus dapat diterima dan dianalisis oleh tim secara langsung. Karena itu, sistem komunikasinya harus andal dan tidak boleh terganggu,” ujar Ananda.

Pengawasan spektrum dilakukan secara berkelanjutan demi mencegah risiko potensi intervensi antarperangkat komunikasi di area Sirkuit Mandalika.

“Keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah ajang internasional juga ditentukan oleh kesiapan infrastruktur pendukungnya. Kami ingin memastikan seluruh sistem komunikasi bekerja dengan baik, balapan berlangsung aman, siaran ke dunia berjalan lancar, dan masyarakat dapat menikmati MotoGP Mandalika dengan nyaman,” tegasnya.

O
OziPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan