Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Sinergi Lembaga Jaga Keamanan Digital

✍️ Ozi 🕒 17 Sep 2026
Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Sinergi Lembaga Jaga Keamanan Digital
Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Sinergi Lembaga Jaga Keamanan Digital Foto: Istimewa

Soksinews.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperkuat koordinasi dan sinergi lintas lembaga demi memproteksi keamanan ekosistem digital nasional dari potensi ancaman siber yang semakin kompleks.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat Kemkomdigi menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Komite Intelijen Pusat (Kominpus) di Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026). Rapat Kominpus yang dipimpin Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) M. Herindra bersama Kepala BSSN Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi serta jajaran Polri, TNI, dan Kementerian

Pertahanan ini berfokus pada langkah deteksi dini, penanganan terintegrasi atas disinformasi dan ancaman siber, serta percepatan takedown konten negatif seperti judi online, terorisme, hingga pornografi anak.

“Keamanan ekosistem digital nasional merupakan tanggung jawab bersama. Kita perlu memastikan bahwa perkembangan teknologi dan ruang digital Indonesia berjalan seiring dengan kemampuan kita dalam mendeteksi, mencegah, dan merespons berbagai potensi ancaman,” ujar Meutya Hafid di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).

Pemerintah memandang perlunya langkah kolaboratif agar informasi intelijen serta pertukaran data antarlembaga dapat dengan cepat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing institusi.

“Konten negatif memiliki dampak yang nyata terhadap keamanan dan masyarakat. Karena itu, sinergi antarlembaga harus diperkuat agar penanganannya semakin cepat, tepat, dan terukur,” tuturnya.

Pemanfaatan instrumen keamanan siber yang tangguh menjadi fondasi penting dalam membaca pergerakan ancaman sekaligus merumuskan keputusan strategis.

“Koordinasi seperti ini penting agar informasi yang dimiliki masing-masing lembaga dapat menjadi dasar pengambilan langkah yang lebih cepat dan terukur. Kita ingin membangun ekosistem digital yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga aman, tangguh, dan terlindungi,” jelas Meutya Hafid.

Ketahanan ruang digital nasional dipandang makin vital seiring masifnya pemanfaatan teknologi siber dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta pelayanan publik di perdesaan hingga kawasan perkotaan.

“Semakin banyak aktivitas masyarakat dan negara berpindah ke ruang digital, semakin besar pula kebutuhan untuk memastikan ruang tersebut terjaga. Kita harus membangun kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem digital Indonesia melalui keamanan, perlindungan, dan tata kelola yang kuat,” tutup Meutya Hafid.

O
OziPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan