Menkomdigi Meutya Hafid Sebut 652 Ribu Keluarga Bali Terdaftar Perlinsos
“Hari ini kami melihat langsung uji coba digitalisasi perlindungan sosial di Bali. Kami ingin memastikan teknologi yang dibangun pemerintah benar-benar memudahkan masyarakat,” kata Meutya dalam keterangan resmi, Senin (12/10/2026).
Pembaruan data kesejahteraan mandiri disiapkan agar penyaluran bantuan pemerintah tepat sasaran serta mencerminkan kondisi riil warga.
“Jangan sampai data yang tidak sesuai justru membuat masyarakat yang berhak tidak mendapatkan bantuan,” ujar Meutya.
Pemerintah turut menyiagakan petugas pendamping di tingkat daerah guna membantu warga yang memiliki keterbatasan akses teknologi digital.
Warga diimbau untuk mewaspadai potensi penipuan dengan selalu mengandalkan kanal resmi pemerintah berdomain .go.id saat mengakses pendaftaran.
“Layanan ini gratis. Jangan membayar siapa pun untuk mendaftar dan jangan mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak berwenang,” kata Meutya.
