Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Keamanan Anak Masuk Layanan Digital

✍️ Ozi 🕒 02 Oct 2026
Menkomdigi Meutya Hafid
Menkomdigi Meutya Hafid Foto: Istimewa

Soksinews.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa aspek keamanan anak wajib diintegrasikan sejak awal dalam perancangan layanan digital di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Meutya saat menerima audiensi Senior Director Government and Public Affairs Asia Pacific The LEGO Group, Lizum Mishra, di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Dalam pertemuan itu, Menkomdigi menekankan pentingnya penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS) untuk memitigasi risiko fitur digital bagi anak. Pemerintah mendorong pembatasan akses interaksi digital tanpa izin orang tua sekaligus memberikan edukasi praktis bagi keluarga dalam mengawasi interaksi anak di ruang siber.

“Kami lebih memilih pendekatan di mana akses tidak diberikan begitu saja tanpa persetujuan orang tua,” kata Meutya, dikutip melalui keterangan tertulis, Kamis 1 Oktober 2026.

Kemkomdigi menilai proses pembelajaran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan platform digital jauh lebih efektif dilakukan melalui pengalaman langsung.

“Jumlah penduduk kita hampir 200 jiwa. Kita tidak mungkin mengedukasi semua orang tua. Cara edukasi terbaik adalah melalui pengalaman langsung. Kita berikan akses awal tanpa fitur interaksi, lalu orang tua belajar bagaimana mengelola interaksi tersebut,” jelas Meutya.

Pemerintah menyambut baik ekspansi pelaku industri teknologi global seperti LEGO selama tetap patuh pada kerangka regulasi pelindungan anak nasional.

“Sekali lagi, kami akan sangat mendukung. Namun, tentu saja hal ini tetap harus mematuhi ketentuan PP Tunas,” demikian Meutya.

O
OziPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan