Menkomdigi Meutya Hafid Bahas Keamanan Anak Bersama Menteri Malaysia
“Ketiga pilar ini sama pentingnya. Karena itu, kita tidak bisa hanya memilih untuk berfokus pada salah satunya,” ujar Meutya.
Kedua negara tetangga ini memiliki visi sejalan dalam memastikan masa depan generasi penerus terlindungi dari potensi bahaya siber.
"Keselamatan anak-anak di dunia digital adalah isu yang sangat penting bagi kedua negara. Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan yang erat, tidak hanya karena kedekatan geografis, tetapi juga karena aspirasi bersama untuk membangun masa depan generasi mendatang," katanya.
Penciptaan ekosistem digital yang tepercaya dipandang sebagai syarat mutlak untuk memaksimalkan potensi ekonomi digital di kawasan regional.
“Untuk benar-benar memperoleh manfaat dari ekonomi digital, kita perlu menjadikan ekosistem ekonomi ini lebih aman. Upaya tersebut harus dimulai dengan memastikan anak-anak kita lebih terlindungi, khususnya saat berada di ruang digital,” ujar Fahmi.
Pertukaran regulasi antarnegara anggota ASEAN diharapkan semakin memperkuat tanggung jawab perusahaan platform teknologi global terhadap keamanan pengguna.
"Menurut saya, sangat baik jika banyak negara di ASEAN mengambil langkah serupa. Melihat kemajuan yang telah dicapai Indonesia, berbagai diskusi yang telah kita lakukan, serta cara kita bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan teknologi besar, saya merasa sangat senang dan optimistis. Upaya yang sangat baik dari Indonesia," ucapnya.
