Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Mendukbangga Wihaji Minta Pengawasan Ketat Program Makan Bergizi Gratis

✍️ Ozi 🕒 01 Oct 2026
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji Foto: Istimewa

Soksinews.id - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menyoroti secara serius kasus keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi baru-baru ini. Saat menghadiri silaturahmi bersama sekitar 1.500 kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kabupaten Bandung Barat di SPN Cisarua, Rabu (30/9/2026), Wihaji meminta penyaluran program tidak sekadar berfokus pada target distribusi, melainkan wajib menerapkan standar operasional prosedur (SOP) higienis secara ketat.

Pemerintah menggandeng masyarakat dan media untuk ikut mengawasi pelaksanaan di lapangan agar kejadian serupa dapat dicegah. Di sisi lain, capaian distribusi MBG khusus sasaran 3B dilaporkan sudah menjangkau hampir 99 persen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.

“Tentu kita prihatin. Ke depan saya kira ini menjadi evaluasi yang terus-menerus,” kata Wihaji saat temu kader TPK Kabupaten Bandung Barat di SPN Cisarua, Rabu 30 September 2026.

Pengawasan ketat terhadap rantai pasok makanan dinilai perlu melibatkan partisipasi publik dan insan pers demi menjamin keamanan konsumsi penerima manfaat.

“Nanti juga media bisa kontrol, masyarakat bisa kontrol, intinya kita kontrol bareng-bareng bahwa ini program yang menurut saya dikerjakan tapi terus dikontrol,” kata dia.

Penerapan standar operasional keamanan pangan harus diperketat di setiap daerah untuk melindungi kesehatan kelompok sasaran rentan.

“Seandainya ada potensi itu, kita betul-betul menghindari agar tidak ada masalah, khususnya peruntukannya untuk 3B,” tegasnya.

Instruksi langsung jajaran kementerian dititikberatkan pada pengawasan faktual di lapangan guna meminimalkan hambatan teknis operasional.

“Saya sebagai pembantu pembantu Presiden, diperintahkan jangan banyak diskusi, seminar, turun ke lapangan selesaikan masalah,” tambahnya.***

O
OziPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan