Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Melki Laka Lena Dorong 349 Lulusan IAKN Kupang Ciptakan Peluang dan Berkontribusi untuk NTT

✍️ Amun 🕒 01 Oct 2026
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena Foto: Istimewa

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengajak 349 lulusan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang memanfaatkan ilmu dan pengalaman selama kuliah untuk menciptakan peluang serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Soksinews.id — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengajak 349 lulusan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang memanfaatkan ilmu dan pengalaman selama kuliah untuk menciptakan peluang serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Melki saat menghadiri Wisuda ke-X IAKN Kupang yang digelar di GMIT Center, Selasa (29/9/2026).

Sebanyak 349 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda tahun 2026. Mereka terdiri dari enam lulusan program profesi dokter, 22 lulusan magister, serta 321 lulusan sarjana.

Menurut Melki, kelulusan dari perguruan tinggi bukan menjadi akhir perjalanan pendidikan. Gelar akademik yang diperoleh harus menjadi bekal untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas.

Ia mendorong para lulusan untuk tidak hanya mengejar pekerjaan, tetapi juga membangun kemampuan kewirausahaan, memperluas jejaring, memanfaatkan teknologi, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat.

“Jangan hanya nanti menjadi pencari pekerjaan, tapi juga kembangkan diri sendiri menjadi pribadi yang menciptakan peluang, membangun jejaring, mengembangkan kreativitas, dan mengadakan karya yang memiliki manfaat bagi masyarakat,” ujar Emanuel.

Lulusan Diminta Adaptif Hadapi Perubahan Teknologi

Melki mengatakan perkembangan teknologi digital berlangsung cepat sehingga lulusan perguruan tinggi perlu terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan.

Karena itu, ia mengajak lulusan IAKN Kupang menggunakan teknologi secara bijak dan produktif. Teknologi, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang baru sekaligus menghasilkan berbagai karya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Selain kemampuan akademik dan profesional, Melki menekankan pentingnya karakter, iman, serta integritas bagi para lulusan.

Sebagai lulusan perguruan tinggi keagamaan, mereka diharapkan mampu menunjukkan keseimbangan antara kecerdasan, nilai-nilai iman, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Ambil Peran dalam Pembangunan NTT

Melki juga mengajak para lulusan mengambil bagian dalam pengembangan berbagai potensi yang dimiliki NTT.

Menurutnya, kontribusi tersebut dapat dilakukan melalui beragam bidang, mulai dari pendidikan, pelayanan gereja, kewirausahaan, ekonomi kreatif, teknologi digital hingga profesi yang ditekuni masing-masing.

NTT membutuhkan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus tetap menjaga nilai kemanusiaan, persaudaraan, toleransi, dan kehidupan harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.

“Dimanapun saudara-saudara NTT akan berkarya, jadilah pribadi yang membawa nilai, pengetahuan, membawa kreativitas, dan tentunya membawa manfaat,” katanya.

349 Lulusan Diibaratkan sebagai Obor Terang

Dalam kesempatan tersebut, Melki menggunakan metafora 349 obor terang untuk menggambarkan para lulusan IAKN Kupang.

Menurutnya, setiap lulusan membawa bekal yang berbeda, mulai dari ilmu pengetahuan, iman, karakter, kreativitas hingga semangat pengabdian.

Ia berpesan agar bekal tersebut terus dibawa setelah para wisudawan meninggalkan lingkungan kampus dan memasuki ruang pengabdian masing-masing.

“Bawalah terang itu ke tengah keluarga, gereja, sekolah, tempat kerja, dan di tempat manapun masyarakat dilayani,” ujarnya.

Melki juga mengaitkan pesan tersebut dengan potensi yang dimiliki NTT. Ia menyebut potensi energi surya dan pengembangan komoditas garam sebagai sejumlah peluang yang dapat dikembangkan untuk mendukung kemajuan daerah.

Karena itu, para lulusan IAKN diharapkan dapat mengambil bagian dalam pembangunan melalui kompetensi dan bidang pengabdian masing-masing.

“Jadilah garam dan terang dunia di tempat tugas masing-masing,” kata Emanuel.

Wisuda ke-X IAKN Kupang menjadi momentum bagi 349 lulusan untuk melanjutkan perjalanan di tengah masyarakat dengan membawa ilmu pengetahuan, kreativitas, iman, karakter, dan semangat kewirausahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan NTT.

A
AmunPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan