Hetifah Sjaifudian Puji Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sukoharjo
“Secara fasilitas alhamdulillah sudah terbangun hampir tuntas, ruang kelas sudah digunakan, rekrutmen siswa, guru, hingga pengasuh asrama juga sudah berfungsi. Kami melihat Sekolah Rakyat ini sangat berpotensi sebagai tempat untuk membangun pendidikan karakter anak-anak,” ujar Hetifah, dikutip dari DPR.
Proses adaptasi kehidupan asrama melatih para siswa untuk mengelola kegiatan harian secara mandiri di luar jam sekolah.
“Di bulan-bulan awal tentu saja anak-anak mengalami penyesuaian, khususnya terkait kegiatan belajar mengajar dan kegiatan di luar KBM. Banyak waktu yang harus mereka gunakan untuk mengurus diri sendiri secara mandiri, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengikuti ekstrakurikuler dan ibadah bersama,” jelasnya.
Model pengelolaan Sekolah Rakyat di Sukoharjo diharapkan menjadi rujukan penataan fasilitas serupa di wilayah Indonesia lainnya.
“Apa yang terjadi di Sukoharjo ini mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain,” tambahnya.
Kepastian status kepegawaian tenaga pendidik di bawah Kemensos memberikan jaminan kualitas pembelajaran serta fasilitas pengajaran yang memadai.
“Kurikulum tentunya mengikuti sepenuhnya yang dikeluarkan oleh Kemendikdasmen, termasuk guru-gurunya direkrut dengan prosedur tertentu. Mereka menjadi PPPK di bawah Kemensos sehingga statusnya cukup jelas dan fasilitas yang diberikan cukup baik,” jelas Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Timur tersebut.
Evaluasi berkala terhadap juknis pengasuhan asrama terus dilakukan untuk menyempurnakan pola pembinaan peserta didik di lapangan.
“ Kegiatan di luar KBM di asrama juga sudah ada juknisnya dari Kemensos, yang tentunya akan terus kita sempurnakan berdasarkan hasil evaluasi di lapangan,” ujarnya.
Sinergi dengan dunia usaha dan industri menjadi kunci penting agar para lulusan Sekolah Rakyat siap terserap kerja maupun melanjutkan pendidikan.
“Karena ini program strategis yang baru, kita sangat membutuhkan kerja sama yang baik. Bukan saja dari lingkungan sekolah dan orang tua, tetapi juga dari dunia usaha dan industri untuk memastikan para lulusan dari Sekolah Rakyat ini bisa melanjutkan pendidikan atau langsung bekerja,” pungkasnya.
