Elektabilitas Golkar Jadi Modal Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Soksinews.id - Partai Golkar mempertahankan posisinya di jajaran tiga besar partai politik dengan elektabilitas dua digit berdasarkan sejumlah survei terbaru. Capaian tersebut dinilai tidak terlepas dari soliditas kader, konsolidasi organisasi, serta kerja nyata di tengah masyarakat.
Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Said Aldi Al Idrus, menilai aktivitas kader yang semakin intensif di berbagai daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga tingkat keterpilihan partai.
"Kalau kita melihat kondisi sekarang, kader-kader Partai Golkar memang semakin agresif bergerak, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPP," ujar Said saat dihubungi, Minggu (25/10/2026).
Menurut Said, soliditas tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang mendorong seluruh kader, organisasi sayap, hingga anggota legislatif untuk aktif turun ke masyarakat tanpa harus menunggu momentum pemilihan umum.
"Seluruh organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, termasuk organisasi sayap, semuanya bergerak untuk kepentingan rakyat," katanya.
Said menjelaskan, Bahlil secara konsisten menginstruksikan seluruh kader untuk mengedepankan kerja nyata dan kepedulian sosial. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat hubungan partai dengan masyarakat sekaligus memastikan kehadiran kader dapat dirasakan secara langsung.
"Ini sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bapak Bahlil Lahadalia, bahwa kader-kader Golkar harus terus bergerak dan jangan menunggu pemilu. Jadi, memang tugas kita adalah membantu masyarakat di mana pun kita berada," ujarnya.
Berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dirilis pada Sabtu (24/10/2026), elektabilitas Partai Golkar mencapai 10,7 persen. Angka tersebut menempatkan Golkar di posisi ketiga, di bawah Partai Gerindra yang memperoleh 23,1 persen dan PDI Perjuangan sebesar 11,6 persen.
Survei tersebut dilakukan pada 12–21 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dan margin of error sekitar 2,9 persen.
Hasil serupa juga terlihat dalam survei Voxpol Center yang dirilis pada Kamis (22/10/2026). Dalam survei tersebut, Golkar kembali menempati posisi ketiga dengan elektabilitas 11,7 persen, di bawah Gerindra sebesar 21,1 persen dan PDI Perjuangan sebesar 16,1 persen.
Said menegaskan, hasil survei tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk meningkatkan aktivitas dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Ia menyebut AMPG telah menjalankan berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu korban banjir bandang di Aceh Tamiang, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan yang disalurkan mencakup ribuan paket kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Selain itu, tim AMPG juga terlibat dalam upaya pemulihan, termasuk membantu perbaikan rumah ibadah dan masjid di wilayah terdampak.
"Sejak hari kedua kejadian sampai hari ini, tim kami masih berada di Aceh Tamiang untuk membantu masyarakat. Termasuk memperbaiki rumah-rumah ibadah dan masjid. Ini merupakan arahan Ketua Umum, bahwa kita harus bekerja untuk masyarakat," kata Said.
Selain kegiatan sosial, Said menilai kepemimpinan Bahlil turut mendorong regenerasi dan pengembangan kreativitas kader muda melalui Akademi AMPG. Program tersebut menjadi wadah pembelajaran bagi kader dengan melibatkan para senior Partai Golkar untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan.
AMPG juga menggelar berbagai kegiatan olahraga, seperti turnamen futsal dan basket, sebagai sarana memperluas partisipasi generasi muda dalam kegiatan organisasi.
"Di AMPG sekarang juga ada Akademi AMPG. Di sana para senior Partai Golkar memberikan ilmu kepada kader-kader muda. Semua anak muda Partai Golkar berpartisipasi untuk membantu masyarakat, bukan semata-mata untuk menaikkan elektabilitas," ujarnya.
Meski elektabilitas Golkar berada di posisi tiga besar dalam sejumlah survei, Said mengingatkan seluruh kader agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi dorongan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kerja politik menjelang Pemilu 2029.
Ia menambahkan, Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia menargetkan peningkatan perolehan kursi DPR RI dari 102 kursi yang dimiliki saat ini. Untuk mencapai target tersebut, seluruh kader AMPG dipastikan terus memperkuat kegiatan organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.
"Ini menjadi momentum semangat seluruh kader Partai Golkar untuk terus berbuat. Di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia, kita ingin meningkatkan jumlah kursi di DPR. Jadi, hasil survei ini menjadi motivasi kita semua, dan insya Allah kita akan terus bergerak," ucapnya.
