Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Dave Laksono: Kinerja Bahlil Tak Cukup Dinilai dari Survei CELIOS

✍️ Amun 🕒 14 Oct 2026
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono Foto: Istimewa

Soksinews.id - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) perlu dipandang sebagai salah satu masukan untuk mengevaluasi kinerja pemerintah. Menurutnya, penilaian terhadap pejabat publik harus mempertimbangkan berbagai indikator, termasuk capaian program, efektivitas kebijakan, dan dampaknya bagi masyarakat.

"Setiap survei tentu memiliki indikator dan pendekatan tersendiri, sehingga hasilnya perlu dipahami secara proporsional dan ditempatkan dalam konteks yang tepat," kata Dave Laksono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/10/2026).

Terkait kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Dave mengatakan evaluasi perlu dilakukan dengan melihat kebijakan dan program yang telah dijalankan. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan di antaranya upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan mendorong hilirisasi sumber daya alam.

Menurutnya, kedua agenda tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, menjaga ketersediaan energi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Agenda tersebut penting untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, menjaga ketersediaan energi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi. Karena itu, capaian yang telah diraih perlu dilihat secara objektif, dengan tetap memperhatikan tantangan yang masih harus diselesaikan dan manfaat kebijakan bagi masyarakat," jelasnya.

Dave juga menekankan bahwa pelaksanaan agenda strategis di sektor energi membutuhkan konsistensi kebijakan, dukungan investasi, serta koordinasi lintas sektor. Keberhasilan program, menurutnya, tidak cukup diukur dari pelaksanaannya, tetapi juga dari hasil yang dicapai dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

"Tentu hasilnya tidak hanya diukur dari program yang berjalan, tetapi juga dari kemampuan meningkatkan kapasitas industri nasional, menjaga pasokan energi, dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," ungkapnya.

Di sisi lain, Dave menilai hasil survei CELIOS dapat menjadi bahan refleksi bagi pemerintah untuk mengetahui sejauh mana kebijakan yang dijalankan dipahami dan dirasakan oleh masyarakat. Masukan tersebut dinilai penting untuk memperbaiki pelaksanaan program sekaligus meningkatkan efektivitas kebijakan publik.

"Keberhasilan seorang pejabat tidak hanya tercermin dari program yang dijalankan, tetapi juga dari dampak nyata kebijakan tersebut dalam menjawab kebutuhan publik," ujarnya.

Karena itu, Dave berpandangan bahwa penilaian terhadap kinerja menteri harus dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan capaian program, efektivitas kebijakan, serta manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.

"Pendekatan ini penting agar evaluasi tidak hanya bertumpu pada persepsi, tetapi juga mempertimbangkan hasil kerja dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas," tegasnya.

Dave meyakini setiap masukan dari masyarakat dapat menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kinerja. Ia berharap seluruh jajaran kabinet tetap berfokus menjalankan tugas dan menerjemahkan arahan Presiden ke dalam kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kepentingan nasional.

"Yang terpenting, seluruh jajaran kabinet tetap fokus menjalankan tugas dan menerjemahkan arahan Presiden ke dalam kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kepentingan nasional," pungkasnya.

A
AmunPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan