Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Parlemen
Parlemen

Dave Laksono Dukung Indonesia Maju Calon Anggota Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

✍️ Amun 🕒 29 Sep 2026
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono Foto: Istimewa

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyambut baik keputusan Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) periode 2029-2030.

Soksinews.id - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyambut baik keputusan Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) periode 2029-2030.

Menurutnya, langkah tersebut strategis untuk memperkuat peran Indonesia dalam percaturan internasional.

“Saya melihat keputusan Indonesia untuk kembali mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030 sebagai langkah strategis yang sejalan dengan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo untuk memperkuat peran dan posisi Indonesia dalam percaturan internasional,” kata Dave saat dihubungi, Senin (28/9/2026).

Dave berharap keanggotaan Indonesia di DK PBB nantinya dapat dimanfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan nasional sekaligus berkontribusi dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Ia menilai pengalaman Indonesia yang telah beberapa kali menjadi anggota tidak tetap DK PBB menjadi modal diplomasi bagi Indonesia untuk kembali mengambil peran tersebut.

“Keanggotaan di DK PBB tentu bukan sekadar soal mendapatkan posisi, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia dapat memanfaatkannya untuk memperjuangkan kepentingan nasional sekaligus berkontribusi bagi perdamaian dan keamanan dunia. Dengan pengalaman Indonesia yang sudah beberapa kali menjadi anggota tidak tetap DK PBB, kita memiliki modal diplomasi dan rekam jejak yang cukup kuat untuk kembali mengambil peran tersebut,” ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengumumkan Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2029-2030.

Pengumuman tersebut disampaikan Sugiono dalam pidatonya di hadapan Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Amerika Serikat.

“Yang Mulia Presiden, dengan semangat inilah Indonesia mengajukan pencalonan diri untuk kursi tidak tetap di Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030,” kata Sugiono di hadapan delegasi dari berbagai negara seperti dilihat di video akun YouTube Kemlu RI, Minggu (27/9/2026).

Sugiono mengatakan pencalonan tersebut dilandasi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif serta pengalaman dalam misi kemanusiaan dan perdamaian dunia. Jika terpilih, Indonesia menyatakan komitmen untuk memupuk persatuan, memajukan perdamaian dunia, membangun kembali kepercayaan terhadap sistem multilateral, serta menjaga saluran dialog tetap terbuka.

“Indonesia akan berupaya menjaga dialog tetap terbuka, membangun kesamaan pandangan, dan mengubah tanggung jawab bersama menjadi kerja sama yang nyata,” ujar Sugiono.

Ia juga menegaskan Indonesia akan menjunjung tinggi Piagam PBB serta membangun hubungan dengan seluruh pihak.

“Sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto di podium ini pada tahun lalu: seribu kawan masih terlalu sedikit, dan satu musuh sudah terlalu banyak. Pendekatan yang sama menjadi pedoman interaksi Indonesia dengan semua mitra. Melalui ASEAN, G20, D8, BRICS, MIKTA, dan PBB, Indonesia akan memperluas persahabatan demi mewujudkan kerja sama yang nyata,” ucap Sugiono.

A
AmunPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan