Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Bahlil Ungkap Rencana Pembangunan Pusat Hilirisasi Petrokimia Kaltim

✍️ Ozi 🕒 23 Oct 2026
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia Foto: Istimewa

Soksinews.id - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan rencana strategis pemerintah untuk membangun pusat hilirisasi industri petrokimia berbasis gas bumi di Kalimantan Timur. Keterangan tersebut disampaikan Bahlil saat meresmikan pengaliran gas sumur Jangkrik North East 6 (JNE-6) dan Lapangan Maha-South Hub di Kalimantan Timur, Kamis (22/10/2026).

Langkah ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan gas alam menjadi produk bernilai tambah tinggi sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja di daerah penghasil. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menetapkan kebijakan prioritas pemanfaatan pasokan gas nasional untuk kebutuhan industri dalam negeri (survival mode), didukung peningkatan produksi gas Kaltim yang mencapai 750 MMSCFD dan ditargetkan menembus 3.000 MMSCFD pada periode 2028–2029.

“Kita akan membangun pusat hilirisasi petrochemical di Kalimantan Timur dengan mempergunakan bahan baku dari gas. Kenapa ini harus kita lakukan? Karena proses-proses untuk menciptakan nilai tambah itu harus dilakukan seiring dengan kita menemukan penambahan-penambahan bahan baku,” ujar Bahlil.

Pemilihan Kalimantan Timur ditujukan agar daerah penghasil memperoleh porsi ekonomi yang seimbang dan tidak sekadar menjadi pemasok bahan mentah.

“Dan kenapa tidak kita lakukan di Jakarta? Kita ingin daerah juga harus mendapatkan bagian dalam pemanfaatan sumber daya alam mereka. Dengan kita menciptakan hilirisasi di daerah, itu berarti menciptakan lapangan pekerjaan di daerah, menciptakan nilai tambah di daerah, meningkatkan PNBP daerah, meningkatkan pendapatan bagi masyarakat dan daerah,” jelasnya.

Sektor industri hulu hingga hilir dipastikan harus memberikan dampak langsung bagi kemandirian dan ketahanan energi nasional.

“Sudah jelas arahnya adalah sumber daya alam kita, kita akan pakai untuk kepentingan domestik terlebih dahulu. Ini survival mode,” tegasnya.

O
OziPenulis
MK
Melly KartikaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan