Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Bahlil Ungkap Alasan Rangkap Menko Hilirisasi Dan Menteri ESDM

✍️ Ozi 🕒 02 Oct 2026
Bahlil Ungkap Alasan Rangkap Menko Hilirisasi Dan Menteri ESDM
Bahlil Ungkap Alasan Rangkap Menko Hilirisasi Dan Menteri ESDM Foto: Istimewa

Soksinews.id - Bahlil Lahadalia secara resmi mengemban dua jabatan strategis sekaligus sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Bahlil menegaskan bahwa pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi merupakan langkah konsolidasi penting untuk mengakselerasi program Asta Cita pemerintah. Untuk sementara waktu, operasional kantor Kemenko baru tersebut akan dipusatkan di Kantor Kementerian ESDM mengingat sekitar 90 persen porsi investasi hilirisasi berada di sektor tersebut. Kementerian baru ini bertindak sebagai koordinator lembaga teknis, termasuk mengawasi Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

"Saya dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus merangkap jadi Menteri ESDM. Saya tahu ini adalah amanah, tanggung jawab negara yang saya harus emban," ujar Bahlil usai pelantikan.

Operasional lembaga kementerian koordinator anyar tersebut akan memanfaatkan sarana yang tersedia di lingkungan Kementerian ESDM.

"Kantornya akan tetap di kementerian ESDM, sambil kita melihat perkembangan, karena saya melihat bahwa fokus kita kan hilirisasi, dari total investasi 100%, 90%-nya itu ada di sektor ESDM," jelas Bahlil.

Kerja intensif harian siap dilakukan untuk memastikan eksekusi kebijakan hilirisasi dan transisi energi berjalan optimal secara berkelanjutan.

"Saya selalu bekerja setiap hari, bukan per tiga bulan, ya. Setiap hari, setiap hari, setiap hari. Jadi saya kerja, berpikir, kerja, berpikir, berpikir, kerja," tegas Bahlil.

Mengenai pembagian peran antarlembaga, posisi kementerian koordinator difokuskan pada pengarahan fungsi koordinasi antar-instansi teknis.

"Alasannya, kalau Menko kan Kemenko aja, Menteri Koordinator. Sementara Menteri Investasi dan Hilirisasi kan dia menteri teknis. Jadi, kementeriannya, Kementerian Investasi dan Hilirisasi itu di dalam koordinasi Kemenko. Itu aja kok, biasa ya," terang Bahlil.

Terkait desas-desus penggantian posisi Menteri ESDM ke depan, Bahlil menegaskan komitmen penuh untuk patuh pada Keputusan Presiden yang ditetapkan.

"Saya tidak boleh menjawab melampaui batas kewenangan. Saya hanya menjalankan sesuai dengan apa yang diperintahkan dalam Keppres Bapak Presiden, karena kita memaknai semua kewenangan tentang ketatanegaraan itu hak Bapak Presiden dan dilimpahkan para pembantu-pembantunya. Dan sebagai pembantu presiden yang baik, akan taat, tunduk pada apa yang diperintahkan dan apa yang ada dalam Keppres tersebut," beber Bahlil.

O
OziPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan