Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Bahlil Tawarkan Pulau-Pulau Indonesia untuk Pembangunan Data Center

✍️ Amun 🕒 22 Sep 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Foto: Istimewa

Soksinews.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menawarkan peluang kepada investor untuk memanfaatkan pulau-pulau di Indonesia sebagai lokasi pembangunan data center atau pusat data.

Bahlil menyebut Indonesia memiliki wilayah yang luas dengan jumlah pulau yang masih sangat banyak. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu keunggulan Indonesia dalam menarik investasi pusat data.

Hal itu disampaikan Bahlil saat menghadiri acara Electricity Connect 2026 di Tangerang, Banten, Selasa (22/9/2026).

“Bapak-ibu semua, tidak perlu ragu para investor kalau membangun data center di Indonesia. Wilayah kami ini wilayah yang terbesar di kawasan Asia Tenggara, pulau kami masih terlalu banyak,” ujar Bahlil.

Menurut Bahlil, peluang pembangunan data center di Indonesia juga didukung ketersediaan sumber energi yang beragam. Indonesia memiliki potensi energi surya, air, panas bumi, angin, serta sumber energi lainnya yang dapat menunjang kebutuhan operasional pusat data.

Selain sumber daya alam, Bahlil menilai biaya produksi listrik di Indonesia memiliki peluang untuk lebih kompetitif dibandingkan negara lain. Pemerintah, kata dia, juga akan memberikan kemudahan bagi investor yang berminat mengembangkan pusat data di Indonesia.

“Kami akan memberikan kemudahan-kemudahan bagi bapak-ibu semua,” ucap Bahlil.

Bahlil juga memastikan kebutuhan pasokan listrik untuk pembangunan data center dapat dipenuhi. Pemerintah akan berkoordinasi dengan PT PLN untuk menyiapkan kapasitas listrik sesuai kebutuhan investor.

"Begitu mereka menyampaikan keinginannya, terus ditambah berapa kapasitas kebutuhan listrik yang dibutuhkan, pasti PLN akan menyiapkan," ujarnya.

Peluang investasi tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM sebelumnya telah menawarkan investasi pusat data kepada investor China melalui Indonesia-China Partnership Forum di Jakarta pada 23 Juli 2026.

Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Andi Maulana menyebut pembangunan data center menjadi salah satu peluang investasi yang menjanjikan seiring pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Berdasarkan paparan BKPM yang mengutip Mordor Intelligence, nilai pasar data center Indonesia mencapai sekitar 1,44 miliar dolar AS pada 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi 1,83 miliar dolar AS pada 2026.

Nilai pasar tersebut diproyeksikan terus tumbuh hingga 3,48 miliar dolar AS pada 2031, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk atau CAGR sebesar 13,71 persen.

Sementara itu, pasar data center global diperkirakan meningkat dari 386,71 miliar dolar AS pada 2025 menjadi 684,39 miliar dolar AS pada 2031.

A
AmunPenulis
AM
Arief MunandarEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan