Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman Hingga 18 Hari
Soksinews.id - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) secara nasional tetap berada pada posisi aman hingga 18 hari ke depan. Keterangan tersebut disampaikan Bahlil di Istana Negara, Jakarta, dikutip Jumat (16/10/2026).
Menanggapi antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU Bali, Bahlil menegaskan fenomena tersebut bukan dipicu oleh kelangkaan stok nasional, melainkan kendala teknis dalam alur distribusi ke wilayah Pulau Dewata. Pihaknya bergerak cepat mengadakan rapat penanganan guna mengurai hambatan pasokan di lapangan agar pemenuhan BBM kembali normal.
"Kalau stok nasional itu di angka 16 sampai 18 hari, jadi masih clear. Enggak ada masalah secara stok-stok nasional. Jadi mungkin distribusinya yang ada sedikit mengalami terkendala. Itu yang sebentar saya akan rapat," kata Bahlil beberapa waktu lalu di Istana Negara, dikutip Jumat (16/10/2026).
Di sisi lain, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat atas gangguan pelayanan yang terjadi di Bali.
"Tanpa untuk pembenaran, kami mohon maaf atas kejadian ini," terang Simon dikutip melalui akun instagram Gubernur Bali Wayan Koster @kosterupdate," Rabu (14/10/2026).
Simon menerangkan bahwa gangguan alur pasokan tersebut dipicu oleh kendala operasional kapal tanker yang mengalami hambatan jangkar saat proses pembongkaran muatan.
"Sehingga timing dan rencana yang sudah kita persiapkan pukul 6.30 pagi mundur sampai jam 10 malam. Namun sekali lagi kejadian ini tidak untuk pembenaran kami, bagaimana pun juga yang terpenting adalah pelayanan bagi masyarakat, jadi sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf," ungkap Dirut Pertamina Simon.
