Bahlil Lahadalia Pertimbangkan Moratorium Smelter Nikel Produk Setengah Jadi
"Ini kan oversupply, makanya harganya lagi jatuh. Kita dapat pertimbangkan untuk industri yang setengah jadi ini kita mulai mencoba untuk meminimalisir, bahkan mungkin kita melakukan moratorium, sementara yang kita dorong adalah industri-industri yang produk hilirnya langsung," ungkapnya di sela acara Investor Daily Summit 2026, di Jakarta, dikutip Kamis (8/10/2026).
Pemerintah akan memperketat pengendalian volume produksi dari fasilitas pemurnian nasional agar selaras dengan dinamika permintaan dunia.
"Sekalipun kapasitas terpasang contoh katakanlah 10, mungkin yang akan bisa berproduksi selama kita masih terjadi oversupply tidak sampai 10. Itu yang kita akan atur ya. Kalau kita mengikuti terus permintaan smelter, itu harga kita pasti akan jatuh," imbuhnya.
Langkah efisiensi dan pembatasan eksploitasi mineral turut dipandang sebagai ikhtiar menjaga cadangan alam yang bersifat tidak terbarukan.
"Kalau harganya lagi anjlok, jangan kita juga banjiri, nanti barang kita murah. Kita kan enggak mau barang kita dijual murah. Kalau nikel, batu bara, diambil kan enggak bisa berbuah. Jadi tolong kita jaga ini juga harus berkelanjutan untuk masa depan bangsa ya," tandasnya.
