Airlangga: Pembagian Kementerian ke Kemenko Hilirisasi Masih Dibahas
Airlangga Hartarto mengatakan pembagian kementerian teknis yang akan berada dalam koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi masih dalam pembahasan pemerintah.
Soksinews.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembagian kementerian teknis yang akan berada dalam koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi masih dalam pembahasan pemerintah.
Airlangga menyampaikan, pembagian tersebut nantinya akan dituangkan melalui tim teknis serta struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) kementerian koordinator yang baru.
"Nanti ada tim teknis SOTK-nya," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.
Terkait kementerian teknis mana saja yang akan dipindahkan atau masuk dalam koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Airlangga mengatakan hal tersebut masih dibahas oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
"Masih dalam pembahasan di MenPAN, Kementerian PAN," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi dalam rangka penataan koordinasi pemerintahan di bidang hilirisasi dan transisi energi. Bahlil juga tetap menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Bahlil mengatakan akan menjalankan tugas dengan baik dalam dua jabatan yang diembannya, terutama untuk mencapai hilirisasi dan transisi energi yang menjadi salah satu Asta Cita Presiden Prabowo.
Ia menyatakan kementerian koordinator baru tersebut akan berperan sebagai koordinator kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Kementerian Investasi dan Hilirisasi tetap menjalankan fungsi teknis, sementara koordinasinya berada di bawah Kemenko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Mengenai kementerian dan lembaga yang akan berada dalam koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil sebelumnya mengatakan masih menunggu aturan mengenai pembentukan kementerian koordinator tersebut.
