Adela Kanasya Adies Minta Kampus Dan Industri Perkuat Sinergi
“Dunia yang akan dihadapi mahasiswa hari ini berubah jauh lebih cepat daripada kurikulum yang kita ajarkan kepada mereka. Karena itu, pertanyaannya bukan hanya berapa banyakanak Indonesia yang bisa kuliah, tetapi setelah mereka kuliah, apakah mereka siap menghadapi dunia yang baru?” ujar Adela.
Generasi muda diharapkan tidak gagap menghadapi pesatnya kemajuan teknologi melainkan mampu mengandalkannya sebagai alat bantu peningkatan daya saing.
“AI tidak akan menggantikan semua manusia. Tetapi manusia yang mampu menggunakan AI dengan baik akan memiliki keunggulan dibandingkan manusia yang tidak mau belajar menggunakannya,” tegasnya.
Integrasi antara akademisi dan pelaku industri menjadi kunci utama dalam melahirkan riset kolaboratif yang berdampak langsung bagi kemajuan daerah.
“Kampus punya knowledge, industri punya real problem, pemerintah punya policy, dan masyarakat punya kebutuhan. Kalau empat hal ini bertemu, di situlah inovasi terjadi,” katanya.
Penguatan kapasitas mahasiswa perlu terus dibangun secara berkesinambungan agar siap mencetak lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Untuk perguruan tinggi, jangan hanya mencetak lulusan. Cetaklah pemecah masalah. Dan untuk teman-teman mahasiswa, jangan hanya menunggu masa depan. Ciptakan masa depan itu mulai hari ini,” pungkas Adela.
