Ade Angga Dukung Kebijakan PJJ, Minta Orang Tua Tetap Dampingi Anak
Ade Angga mengatakan, kebijakan tersebut telah dibahas dalam pertemuan bersama Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang.
Soksinews.id – DPRD Kota Tanjungpinang mendukung keputusan Pemerintah Kota Tanjungpinang menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi pelajar sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut.
Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga mengatakan, kebijakan tersebut telah dibahas dalam pertemuan bersama Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang. DPRD juga telah menerima informasi bahwa Dinas Pendidikan menerbitkan surat edaran terkait pelaksanaan pembelajaran dari rumah.
“Semalam kami rapat dengan Pak Sekda dan beliau juga sudah menyampaikan kepada kami, bahwa semalam sudah diterbitkan surat edaran oleh Dinas Pendidikan,” ujar Ade Angga, Selasa (15/9/2026).
Menurut Ade Angga, kebijakan PJJ nantinya akan diperkuat melalui surat edaran Wali Kota Tanjungpinang. Langkah tersebut dinilai diperlukan untuk mengurangi risiko terhadap keselamatan pelajar di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Terutama, kata dia, risiko yang dapat terjadi ketika siswa melakukan perjalanan menuju sekolah maupun selama berada di lingkungan sekolah.
“Kami sangat mendukung dalam rangka mengantisipasi kondisi cuaca yang buruk,” katanya.
Ade Angga berharap pelaksanaan pembelajaran dari rumah tetap dapat berjalan efektif. Untuk itu, keterlibatan orang tua dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan kegiatan belajar anak tetap berlangsung selama kebijakan PJJ diterapkan.
Namun demikian, DPRD juga meminta Pemko Tanjungpinang memperhatikan kondisi orang tua yang tetap harus bekerja selama PJJ diberlakukan.
Menurut Ade Angga, terdapat orang tua yang bekerja di lingkungan pemerintahan maupun sektor swasta sehingga membutuhkan kebijakan yang dapat memberikan ruang bagi mereka untuk mendampingi anak selama belajar dari rumah.
“Perlu dipertimbangkan untuk para orang tua atau pekerja di perkantoran, baik dinas maupun swasta, untuk bisa diberlakukan sama,” tuturnya.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat berjalan dengan baik tanpa mengurangi kualitas proses pembelajaran bagi para pelajar.
Di sisi lain, Ade Angga berharap kondisi cuaca buruk yang terjadi di Tanjungpinang segera membaik sehingga kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali dilakukan seperti biasa.
“Kami juga berdoa semoga kondisi cuaca yang buruk ini bisa segera berakhir dan anak-anak bisa sekolah seperti biasa,” pungkasnya.
Sumber: RRI
