Live
Selasa, 15 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenInternasional
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Ungkap Penyebab Antrean BBM Makassar

✍️ Ozi 🕒 15 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Foto: Istimewa

Soksinews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menguraikan sejumlah faktor utama pemicu antrean panjang kendaraan di berbagai SPBU Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam penjelasannya pada acara InTechSea 2026 di Jakarta, Senin (14/9/2026), Bahlil mengungkapkan adanya aksi panic buying dari pemilik kendaraan yang mengantre meskipun tangki belum kosong, penyelewengan modus tangki modifikasi raksasa berkapasitas hingga satu ton, serta maraknya migrasi (shifting) konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi menyusul kenaikan harga minyak dunia.

Menteri ESDM memastikan bahwa lonjakan antrean bukan disebabkan oleh gangguan stok nasional, yang saat ini masih bertahan aman hingga 20 hari, serta mengonfirmasi bahwa penanganan bersama Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, dan kepolisian telah berhasil mengurai kemacetan di sebagian besar SPBU.

"Ada beberapa indikasi, sengaja motor dan mobil itu antre, tangkinya belum kosong sudah antre, isinya ada yang cuma 15 liter, 10 liter, 20 liter. Saya enggak ngerti apa yang terjadi di sana. Tapi kira-kira itulah faktanya," ujar Bahlil dalam acara InTechSea 2026, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Pemerintah turut menggandeng aparat kepolisian untuk membongkar praktik penyalahgunaan alokasi BBM subsidi yang melibatkan kendaraan bermotor berkapasitas besar.

"Saya minta tolong kerja sama pihak kepolisian, itu ada sebagian yang shifting, tapi jauh lebih dari itu adalah ada mobil-mobil Pajero, mobil-mobil truk, bikin tangki besar sampai 700 liter, satu ton, isi minyak di situ," kata dia.

Fenomena antrean ini makin diperparah oleh peralihan konsumsi masyarakat secara mendadak demi merespons dinamika harga energi global.

"Sebagian ada yang shifting sebenarnya, dari yang tadinya tidak memakai subsidi, mereka beralih ke minyak subsidi," ucapnya.

Koordinasi lintas instansi di daerah kini telah membuahkan hasil positif dalam menstabilkan alokasi serta kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat.

"Sekarang untuk di Makassar kita sudah bekerja sama dengan Gubernur, dengan Walikota, dengan pihak kepolisian, untuk kita mengurai. Nah, sekarang udah alhamdulillah sekarang udah mulai terurai," kata dia.***

O
OziRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan