Live
Sabtu, 12 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenInternasional
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Andi Patarai Amir Dinobatkan Legislator Paling Aktif dan Kritis DPRD Sulsel

✍️ Arief Munandar 🕒 12 Sep 2026 👁️ 6x dibaca
Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Patarai Amir
Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Patarai Amir Foto: Istimewa

Soksinews.com – Kiprah Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Patarai Amir dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah mendapat apresiasi dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel.

Politikus Partai Golkar tersebut menerima penghargaan sebagai legislator paling aktif dan kritis dalam agenda resmi DPRD Sulsel, Jumat (11/9/2026).

Penghargaan itu diberikan atas kinerja Patarai dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan selama periode 2024-2029. Mantan Ketua DPRD Kabupaten Maros tersebut menilai penghargaan itu menjadi pengingat untuk terus menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan dan amanah yang sangat saya syukuri. Bagi saya, penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap amanah harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, berani menyampaikan suara rakyat, kritis dalam mengawal kebijakan, dan tetap berpijak pada kepentingan masyarakat,” kata Patarai, dikutip dari HarianFajar.

Menurut Patarai, sikap kritis merupakan bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD. Kritik terhadap pemerintah, kata dia, bukan ditujukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan kebijakan dan program daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kritis bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan kebijakan benar-benar berpihak kepada rakyat,” tegas legislator daerah pemilihan Sulsel 6 yang meliputi Maros, Pangkep, Barru, dan Parepare itu.

Patarai selama ini aktif menyuarakan berbagai persoalan dalam forum resmi DPRD Sulsel. Isu tata air, banjir, dan infrastruktur strategis di daerah pemilihannya menjadi sejumlah agenda yang dikawal, termasuk melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang.

Ia juga dipercaya memimpin Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Rancangan RPJMD Sulsel Tahun 2025-2029. Dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Sulsel, Patarai turut memberikan catatan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran pemerintah provinsi.

Salah satu sorotannya berkaitan dengan kualitas dokumen pertanggungjawaban program kerja Pemprov Sulsel. Ia menilai terdapat bagian dokumen yang tidak substantif dan mengindikasikan pola copy-paste dari periode sebelumnya.

Bagi Patarai, kritik tersebut merupakan konsekuensi dari mandat yang melekat pada lembaga legislatif. Karena itu, penghargaan dari BK DPRD Sulsel ingin dijadikannya sebagai motivasi untuk memperkuat pengawasan, bukan alasan mengendurkan sikap kritis.

“Terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus bekerja, mengawal aspirasi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan Sulawesi Selatan. Mari bersama tetap mengawal,” ujarnya.

Patarai merupakan politikus Golkar asal Maros yang memiliki pengalaman panjang di DPRD Kabupaten Maros. Sebelum terpilih sebagai anggota DPRD Sulsel periode 2024-2029, ia menjabat Ketua DPRD Maros periode 2019-2024.

Pengalaman tersebut menjadi modal Patarai dalam mengawal pembahasan kebijakan daerah, sekaligus memperkuat perannya sebagai legislator yang aktif menjalankan fungsi pengawasan terhadap Pemprov Sulsel.

AM
Arief MunandarOwner Media
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update