Sabtu, 07 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenKata Soksi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Bahlil Targetkan Storage Minyak Sumatra Demi Amankan Cadangan Energi

✍️ Ozi 🕒 07 Nov 2026
Bahlil Targetkan Storage Minyak Sumatra Demi Amankan Cadangan Energi
Bahlil Targetkan Storage Minyak Sumatra Demi Amankan Cadangan Energi Foto: Istimewa

Soksinews.id - Rencana Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk membangun fasilitas penyimpanan minyak mentah (crude storage) di Sumatra mendapat apresiasi positif dari kalangan akademisi dan pakar ekonomi. Pernyataan dukungan tersebut disampaikan Guru Besar Universitas Ciputra Surabaya Prof. Dr. Murpin Josua Sembiring dan Pakar Kebijakan Publik FISIP Universitas Tanjungpura Dr. Erdi di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Peningkatan kapasitas penyimpanan minyak mentah dari 20 hari menjadi 60 hari diposisikan sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional serta melindungi perekonomian Indonesia dari risiko turbulensi pasokan komoditas energi akibat dinamika geopolitik global. Kebijakan ini juga dinilai sangat padu jika dikombinasikan dengan program diversifikasi energi domestik seperti mandatori biodiesel B50 dan pengenceran bioetanol E20 hingga E50.

"Saya mendukung target pemerintah memperluas kapasitas penyimpanan minyak dari sekitar 20 hari menuju 60 hari," kata Murpin Jumat, (6/11/2026).

Pemerintah diingatkan agar tetap mengedepankan aspek efisiensi anggaran, akuntabilitas publik, serta pengawasan teknis secara berkala dalam pelaksanaan investasi infrastruktur energi.

"Kedaulatan energi tidak diukur dari berapa 'tangki' diresmikan, melainkan berapa lama ekonomi tetap bergerak ketika dunia alami turbulensi," pungkasnya.

Peningkatan kapasitas fasilitas penyimpanan di wilayah Sumatra dinilai mampu menyejajarkan posisi cadangan minyak Indonesia dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

"Pengembangan E20–E50 dan B50, disertai pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah hingga 60 hari, merupakan strategi terpadu untuk memperkuat ketahanan energi, menjaga stabilitas ekonomi, dan mengurangi risiko gangguan pasokan," kata Erdi.

O
OziPenulis
MK
Melly KartikaEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan