Live
Senin, 14 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiParlemenInternasional
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Menteri UMKM Maman Abdurrahman Dorong Pemetaan Ekosistem Bisnis Laundry

✍️ Ozi 🕒 14 Sep 2026 👁️ 3x dibaca
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman Foto: Istimewa

Soksinews.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong para pelaku usaha dan asosiasi laundry untuk memetakan sebaran pasar secara terukur guna mencegah terjadinya persaingan tidak sehat serta kanibalisasi bisnis di wilayah yang sama.

Hal tersebut disampaikan Maman dalam perayaan HUT ke-11 Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) di Jakarta, Minggu (13/9/2026). Kementerian UMKM menegaskan bahwa bisnis laundry telah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di berbagai daerah sehingga memiliki rantai ekonomi luas yang menyerap banyak tenaga kerja.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah siap menghubungkan para pengusaha laundry dengan bank-bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) demi memfasilitasi ekspansi modal yang berkelanjutan.

“Laundry sudah menjadi tren gaya hidup baru di masyarakat. Kita melihat hampir di semua daerah ada usaha laundry. Ini menunjukkan bahwa prospeknya positif dan terus berkembang,” ujar Maman.

Pemerintah mengimbau asosiasi agar mengarahkan calon wirausahawan baru ke wilayah yang belum padat demi menjaga iklim persaingan dan iklim investasi tetap sehat.

“Jangan hanya mendorong pengusaha membuka laundry, tetapi juga perlu melihat dan mengatur sebarannya. Kalau di satu wilayah sudah terlalu banyak, pengusaha baru dapat diarahkan ke wilayah lain yang masih memiliki potensi,” katanya.

Keberlanjutan sektor jasa ini dinilai sangat krusial karena berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja perdesaan dan perkotaan.

“Ketika kita menghidupkan satu usaha, yang hidup bukan hanya satu orang. Usaha tersebut dapat menyerap dua, tiga, lima, bahkan lebih banyak tenaga kerja,” ujarnya.

Merespons kebutuhan permodalan pelaku usaha, pemerintah melangkah cepat dengan menyediakan akses pembiayaan bersubsidi secara terintegrasi.

“Kami akan memfasilitasi asosiasi dengan bank-bank penyalur KUR. Ini akan segera ditindaklanjuti oleh tim kami bersama asosiasi,” kata Maman.

O
OziRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update

iklan